Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Masih Kenakan Seragam Pramuka, Dua Siswa SMPN Kimbana Belu Tewas Kecelakaan

Dua siswa yang mengenakan seragam Pramuka meninggal dunia di lokasi kejadian diduga baru pulang dari sekolah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Masih Kenakan Seragam Pramuka, Dua Siswa SMPN Kimbana Belu Tewas Kecelakaan
POS KUPANG/EDY BAU
Sepeda motor yang dikendarai siswa SMP Negeri Kimbana rusak berat akibat kecelakaan lalulintas, Jumat (19/8/2016). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

TRIBUNNEWS.COM,  ATAMBUA - Nasib malang menimpa dua siswa SMP Negeri Kimbana, Kecamatan Tasifeto Barat (Tasbar), Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kedua siswa, Toni dan Marito tewas setelah sepeda motor yang ditunggangi keduanya terlibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) dengan truk Adios bernomor polisi DH 2118 AE di Kimbana, sekitar 18 kilometer dari Kota Atambua, Jumat (19/8/2016) siang.

Dua siswa  yang mengenakan seragam Pramuka meninggal dunia di lokasi kejadian diduga baru pulang dari sekolah.

Korban lainnya bernama Carlo sekarat dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Informasi yang dihimpun Pos kupang di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, ketiga siswa SMP tersebut menggunakan satu sepeda motor merk kawasaki.

Sepeda motor diduga dikendarai Toni yang beralamat di Sukabitetek, hendak mengantar kedua temannya Carlo dan Marito yang beralamat di Oetfo, tak jauh dari TKP.

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian ini.

Namun, menurut keterangan pemilik bengkel, Laurens yang bengkelnya tak jauh dari TKP, kejadian begitu cepat.

Dia hanya mendengar bunyi tabrakan yang cukup keras.

Saat kejadian dia sedang menonton televisi.

Saat dia menuju lokasi tabrakan, dia mendapati ketiga korban sudah tergeletak bersimbah darah di jalan raya, sementara truk Adios sudah parkir di depan bengkel tambal ban miliknya.

Sopir truk, kata Laurens, sempat berusaha menolong ketiga korban namun karena melihat orang banyak berdatangan, dia langsung kabur.

Kasus ini sudah ditangani aparat kepolisian setempat.

Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas