Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Saat Disiksa Orangtua Angkat, Bocah Ini Diduga Diikat Tali di Kaki

Menurut Farid, luka bekas jeratan itu berbentuk gelang di kaki dan sampai sekarang masih kelihatan

Saat Disiksa Orangtua Angkat,  Bocah Ini Diduga Diikat Tali di Kaki
Tribun Medan/Array Anarcho
MD, bocah berusia 8 tahun yang disiksa orangtua angkatnya saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tingkat II Medan, Senin (19/9/2016). Saat ini, kondisi korban mulai membaik. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -  Paskadisiksa orangtua angkatnya, MD bocah berusia 8 tahun hingga kini masih dirawat di RS Bhayangkara Tingkat II Medan.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, terdapat luka seperti jeratan di bagian kaki korban.

Adanya hasil pemeriksaan ini mengungkap betapa sadisnya orangtua angkat korban bernama Suparto (39) dan Yasmin Laia (38).

Diduga, selama mendapat penyiksaan, korban diikat terlebih dahulu dengan seutas tali agar tidak meronta.

"Tanda bekas ikatannya ada. Dari hasil pemeriksaan kami, ada bekas ikatan di bagian kaki," kata Kepala RS Bhayangkara Tingkat II Medan, Kombes Pol Farid Amansyah, Senin (19/9/2016).

Menurut Farid, luka bekas jeratan itu berbentuk gelang di kaki.

Saat inipun, kata Farid, bekas ikatan itu masih terlihat.

Sebelumnya, peristiwa penyiksaan keji ini terungkap tatkala warga yang bermukim di Jl Sidomulyo, Dusun VI A, Pasar 7 Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang mendengar suara jeritan dari dalam rumah tersangka.

Mendengar itu, warga melapor ke Kepala Dusun dan Kepala Desa.

Khawatir terjadi aksi anarkis warga, kepala dusun dan kepala desa melaporkan kasus ini ke Polsekta Labuhan. Sejurus kemudian, polisi datang dan langsung mengamankan pasangan suami isteri Suparto dan Yasmin Laia. (ray/tribun-medan.com)

Ikuti kami di
Penulis: Array Anarcho
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas