Cerita Anjar, Sang Pahlawan yang Terobos Kobaran Api dan Selamatkan Tiga Nyawa
Kebakaran maut di Dukuh Jati, Desa Cekel, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan.
Editor: Sugiyarto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto
TRIBUNNEWS.COM, GROBOGAN - Kebakaran maut di Dukuh Jati, Desa Cekel, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan.
Kebakaran itu diduga dipicu oleh api lilin yang menyambar uap bensin di dalam kios kelontong milik orangtua Putri Kusmiyati. Saat itu aliran listrik di Dukuh Jati dalam kondisi padam.
Saksi Anjar, remaja desa yang berhasil menyelamatkan nyawa Putri Kusmiyati dan kedua adiknya yakni Safitri Puji Lestari dan Aulia Ayuningsih, mengungkapkan, saat dirinya masuk dan berusaha menyelamatkan korban, kondisi kios sudah terbakar.
"Api kemungkinan berasal dari lilin yang terjatuh hingga merembet ke bensin yang ada di dalam kios. Saat itu listrik mati. ketika saya masuk kios, api sudah membesar. Saya langsung berupaya membawa mereka keluar dengan menjebol kios. Sayangnya korban yang satu sudah hangus," ungkapnya.
Kapolres Grobogan, AKBP Agusman Gurning, mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan termasuk meminta keterangan sejumlah saksi.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan kami," kata Agusman.
Bupati Grobogan, Sri Sumarni mengatakan, untuk membantu keluarga korban, pemerintah akan memberikan santunan kematian.
Adapun untuk korban luka, pihaknya sedang melakukan koordinasi terkait kemungkinan biaya rumah sakit ditanggung oleh pemerintah.
"Pemkab akan memberikan uang santunan sebesar Rp 1 juta kepada warga yang meninggal. Bantuan biaya perawatan di RSUD Purwodadi," tambahnya.
Sebelumnya, sebuah kios toko kelontong berukuran 4 x 6 meter di Dukuh Jati, Desa Cekel, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan ludes terbakar, Selasa (26/10/2016) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Akibat kebakaran hebat itu, seorang anak tewas terpanggang di dalam kios, sementara tiga orang menderita luka bakar serius.
Korban tewas yaitu Rista Putri Pratama (7) dan tiga orang yang mengalami luka bakar yakni Putri Kusmiyati (18), Saftri Puji Lestari (14) serta Aulia Ayuningsih (8). (*)