Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kisah Korban Begal, Celurit Diayun Ayun di Atas Kepala

Pelaku yang mengancam dengan clurit membawa tas ransel kecil, mengenakan jaket gelap, dan celana gelap

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto

Sedangkan gerombolan yang lainnya ada di belakang berjarak sekitar 5 meter.

Upaya Achmad untuk menghindar dari pelaku pembegalan justru membuat Achmad dan Sandi terjatuh.

Achmad kehilangan kendali dan jatuh ke arah kanan.

Sandi yang berada di belakang lantas lari sesaat setelah jatuh.

Sedangkan Achmad berupaya berdiri karena kaki kananya terjepit.

Di tengah upayanya itu, dari belakang datang sepeda motor lain menabrak lengan Achmad.

Kemudian pelaku mengambil motor Honda Vario milik Achmad yang bernopol N 3850 TBI.

Rekomendasi Untuk Anda

Pelaku langsung lari ke arah Malang setelah mendapatkan sepeda motor.

Kejadian itu banyak disaksikan orang.

Pasalnya, terjadi di jalur utama penghubung Kota Surabaya dan Malang namun, tidak ada orang yang mau menolong saat pembegalan terjadi.

Achmad dan Sandi baru mendapat pertolongan ketika gerombolan begal sudah pergi membawa Honda Vario 125 miliknya.

Sepeda motor itu baru saja dikredit awal tahun ini.

Belum juga habis bayar kredit, Sulam Taufik (56) ayah Achmad sudah kehilangan motor yang ia persembahkan untuk anaknya.

Sulam yang sehari-hari bekerja sebagai buruh hanya bisa pasrah atas kejadian ini.

Pengalaman tak mengenakkan juga dialami Rahman, buru tani asal Kecamatan Wonorejo, Pasuruan.

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas