Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kisah Korban Begal, Celurit Diayun Ayun di Atas Kepala

Pelaku yang mengancam dengan clurit membawa tas ransel kecil, mengenakan jaket gelap, dan celana gelap

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto

Waktu baru menunjukkan lepas Isya saat Rahman berpamitan kepada Siti (istri Rahman) untuk berangkat menuju kediaman rekannya guna mengambil STNK dan plat nomor motor barunya.

Rahman pun menggeber motor merk Honda Beat yang baru dibelinya empat bulan lalu.

Saat tiba di persawahan di Desa Slambrit, Kraton, Rahman mendadak dipepet dua orang tak dikenal. Ia diminta untuk berhenti.

Usai memasang standar motornya, Rahman kemudian turun dari kendaraanya.

Saat satu kakinya menyentuh tanah dan kaki lainnya sedang terangkat di atas motor, tiba-tiba salah satu pelaku mendorongnya. Rahman pun terjatuh dan terguling ke sawah.

Bajunya robek. Pundaknya berdarah. Para bandit itu mengambil alih kemudi, kemudian menyalakan mesin motor, lalu kabur.

“Begal belum sampai mengeluarkan senjata,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagai buruh petani, Rahman berpenghasilan pas-pasan.

Uang muka yang ia bayarkan untuk mendapatkan motor, dia peroleh dari uang pesangon usai di-PHK dari perusahaan pertanian di wilayahnya.

"Iki wis dadi coba (ini sudah menjadi cobaan kami). Semoga pelakunya mendapatkan hukuman setimpal. Kami juga yakin akan mendapat gantinya dari Tuhan," ujarnya. (Benni Indo/Bobby Constantine Kolloway)

Sumber: Surya
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas