Camat se-Lamongan Belajar Budidaya Produksi Jagung Modern di Desa Banyubang
Bupati Lamongan Fadeli mendorong para camatnya membudidayakan produksi jagung secara modern dan terintegrasi dengan mencontoh Desa Banyubang.
Editor: Y Gustaman
![Camat se-Lamongan Belajar Budidaya Produksi Jagung Modern di Desa Banyubang](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/bupati-lamongan-fadeli_20161210_154309.jpg)
Laporan Wartawan Surya, Hanif Manshuri
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Usai senam kesegaran jasmani di Alun-alun Lamongan, Bupati Fadeli mengajak seluruh camat mendatangi Desa Banyubang, Solokuro, Jumat (9/12/2016).
Fadeli ingin memperlihatkan para capat bagaimana menerapkan konsep kawasan jagung modern terintegrasi di kecamatannya masing-masing.
Sebanyak 27 camat itu melihat langsung penerapan teknologi modern pola pertanain jagung di Desa Banyubang, ditemani Ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia, Sholahuddin.
Mereka juga mendapatkan penjelasan singkat bagaimana seharusnya jagung dibudidayakan. Hasilnya, produksi jagung di Desa Banyubang luar biasa.
"Saya berharap setelah ini apa yang sudah diterapkan di Banyubang, agar diterapkan di wilayah (kecamatan) masing-masing,“ harap Fadeli.
Tahun depan ada 12 kecamatan terutama di wilayah selatan seperti Sukorame, Bluluk, Modo, Sambeng, Mantup, Ngimbang, yang akan menerapkan produksi jagung moder seperti di Desa Banyubang.
Sementara kawasan jagung modern terintegrasi seluas 100 hektare di Solokuro diperkirakan akan mulai panen pada akhir Januari atau awal Februari 2017.
“Dari perkembangan saat ini kami perkirakan kawasan ini mampu mamenuhi target produktivitas mencapai 10 ton per hektare,“ sambung Fadeli.