Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Masyarakat Indonesia Berhak Atas Akses Informasi Berkualitas dan Terjangkau

Di Sulawesi masih ada infrastrukturnya tinggal menambah kapasitas, tapi di Papua sama sekali belum ada

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Masyarakat Indonesia Berhak Atas Akses Informasi Berkualitas dan Terjangkau
Istimewa
Kondisi internet yang super lemot tentu akan menyusahkan dan menghambat kelancaran pekerjaan. Untuk itu, modem dan penguat sinyal menjadi hal yang penting diperlukan bagi para penguna internet agar internet tak lagi lemot. 

Saat ini pemenuhan jaringan backbone tidak sampai ke ujung Indonesia sehingga keberadaan broadband menjadi terbatas.

“Saat ini zaman serba sharing. Begitu juga dengan operator, mereka bisa melakukan sharing jaringan untuk memberikan layanan terbaik buat masyarakat sehingga kita semua ini bisa merasakan manfaatnya,” tuturnya.

Pihaknya  juga mendirikan Koperasi Digital Indonesia Mandiri agar rakyat mampu memproduksi alat-alat digital secara bersama-sama.

Senada dengan Teguh, Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio, mengungkapkan bahwa zaman serba sharing juga perlu dilakukan di bidang telekomunikasi.

“Di dunia ini, operator di beberapa negara rata-rata sudah bekerja sama untuk menggunakan backbone bersama-sama,” ujar Agus.

“Eranya saat ini adalah era berbagi. Semua harus bersatu, bersama-sama memberikan layanan komunikasi kepada masyarakat.”

Dalam kesempatan lain, pemerhati pariwisata Manado menilai pertumbuhan sektor wisata di Sulawesi Utara semestinya memang didukung pelayanan internet atau teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Rekomendasi Untuk Anda

"Internet sudah menjadi infrastruktur strategis di dunia wisata, jadi diharapkan semua tempat wisata dijangkau jaringan internet," ujar Ketua Komunitas Pemerhati Pariwisata (Kompita) Manado Raymond Frans.

Dia mengatakan jangan sampai internet sebagai sarana informasi menjadi penghalang bagi wisatawan untuk datang ke Sulut.

"Biasanya rata-rata pelancong baik domestik dan mancanegara suka mengambil gambar di tempat wisata dan ingin membagikannya di sosial media, tapi bagaimana kalau tidak ada jaringan internet, mungkin itu akan menjadi kesan buruk, jelasnya.

Sebab menurut dia, meskipun telah dijangkau TIK namum masih ada keluhan yang masuk, diantaranya jaringan internet sering bermasalah, akibatnya sulit mengakses sosial media.

"Jangankan di tempat wisata, di kota Manado pun,  jaringan internet masih terputus-putus. Saya kira ini harus menjadi perhatian," pungkasnya. 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas