Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tondongkan Senjata Api Mainan, PNS di Kampar Ditangkap Polisi

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Kampar, Riau harus berurusan dengan polisi setelah melakukan pengancaman menggunakan senjata api

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Budi Rahmat
Editor: Sugiyarto
zoom-in Tondongkan Senjata Api Mainan, PNS di Kampar Ditangkap Polisi
net
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU- Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Kampar, Riau harus berurusan dengan polisi setelah melakukan pengancaman menggunakan senjata api replika, Senin (19/12/2016).

Tersangka IW alias IS bekerja di Dinas Kesehatan Kampar.

Informasi yang diterima Tribunpekanbaru.com, peristiwa pengancaman tersebut berawal dari perselisihan tersangka dengan seorang pengendara sepeda motor di Jalan lintas Air Tiris-Bangkinang, Kampar.

Pengendara sepeda motor (pelapor) bernama Ijal bersama dengan temannya bernama Angok hendak menuju showroom saudaranya di wilayah Air Tiris melewati Jalan Raya Pekanbaru - Bangkinang.

Di wilayah Sei Putih Kelurahan Air Tiris, tiba-tiba datang dari arah belakang sebuah mobil yang dikemudikan tersangka yang menghidupkan klakson panjang terus menerus.

Pelapor kemudian menghentikan motornya ke pinggir jalan.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itu pelapor mendengar tersangka mengucapkan kata-kata kotor sambil memaki.

Mendapat perlakukan tidak menyenangkan tersebut pelapor menyuruh tersangka turun dari mobilnya.

Namun tersangka dengan nada emosi mengatakan "kamu tahu siapa saya. Saya si IS anak Rumbio, adek Ican" ujar tersangka.

Tersangka kemudian bertanya kepada palapor, "Siapa Kamu".

Mendapat pertanyaan tersebut pelapor menjawab, "Saya anak H. Ishak".

"Tunggu di kedai ayahmu" ujar tersangka selanjutnya sambil terus mengeluarkan kata-kata kotor.

Namun pelapor merespon "Kenapa tunggu di kedai ayah, turun abang dari mobil," ujar pelapor.

Tersangka pun menjawab "Saya lagi pakai baju dinas (tersangka mengeluarkan kata kotor) mau mati kau disini", gertak tersangka.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas