Wali Kota Jambi Segel Satu Hotel Berbintang Menyusul Temuan Ornamen Natal dengan Hiasan Ini
Temuan ornamen tersebut sebelumnya sempat mengejutkan pengunjung hotel yang kemudian memostingnya di media sosial dan grup Whatsapp.
Editor: Wahid Nurdin
TRIBUNNEWS.COM - Wali Kota Jambi, Syarif Fasha menyegel sementara satu hotel berbintang di Jambi menyusul ditemukannya ornamen Natal dengan menyertakan sebuah simbol yang dianggap sebagai lafaz Allah di lobi hotel tersebut.
Temuan ornamen tersebut sebelumnya sempat mengejutkan pengunjung hotel yang kemudian memostingnya di media sosial dan grup Whatsapp.
Foto-foto itupun dengan cepat menyebar dan langsung mendapat reaksi dari warga dan ormas Islam yang langsung mendatangi hotel yang belokasi di Jl. Gatot Subroto Jambi.
Tak ingin hal itu berdampak lebih luas, Wali Kota Jambi H Sy Fasha langsung mendatangi lokasi dan menyegel sementara hotel tersebut sembari menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Fasha datang Jumat malam (23/12/2016) kemudian mengatakan kepada ratusan massa yang ada di depan hotel, kalau hotel ini sementara waktu ditutup aktivitasnya.
Fasha juga langsung mengangkat lertas karton yang bertuliskan “MAAF!! Hotel Ini Dihentikan Operasinya" dan langsung dibubuhkan tanda tangannya.
Pemberitahuan segel yang dibubuhi tanda tangan Wali Kota Jambi, Syarif Fasha
Setelah itu karton tersebut ditempelkan di pintu masuk lobi hotel.
Dikatakan Fasha di depan massa, keputusan menutup sementara waktu hotel tersebut diambil setelah adanya rapat bersama unsur Forkopimda.
Saat ini ratusan polisi dan TNI berjaga jaga di depan hotel.
General Manajer Hotel tak Tahu
Terkait kejadian di hotel berbintang yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto Jambi, General Manager pihak hotel tidak mengetahui pasti kapan dibuatnya lafaz tersebut, dirinya mengakui pohon natal tersebut telah dipasang selama dua minggu.
Dikatakan GM Hotel, Husairi hiasan pohon natal tersebut memang dikerjakan oleh dua orang staf hotel, dan memang sudah lebih kurang dua minggu dibuat.
"Kalau dibuatnya emang sengaja kita buat tiap tahun, tapi kalau terkait lafaz tersebut saya tidak tahu kapan dibuatnya," ujarnya.
Dikatakannya pula, pihaknya juga akan mencari tahu pada staf stafnya terkait siapa yang melakukan hal tersebut.
Dirinya juga membantah jika tindakan ini sengaja dilakukan oleh pihak hotel.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.