Enam Tiang Listrik Ambruk, Ribuan Warga Lhokseumawe Alami Pemadaman Listrik
Empat tiang listrik ambruk di Desa Alue Bilie Rayeuk, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara dan dua tiang di Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu.
Editor: Choirul Arifin
![Enam Tiang Listrik Ambruk, Ribuan Warga Lhokseumawe Alami Pemadaman Listrik](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/tiang-listrik-tumbang_20170102_223303.jpg)
TRIBUNNEWS.COM, LHOKSEUMAWE– Angin kencang disertai hujan deras mengakibatkan enam tiang listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Lhokseumawe tumbang, Senin (2/1/2016).
Enam tiang listrik yang tumbang, empat buah terjadi di Desa Alue Bilie Rayeuk, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara dan dua tiang di Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu.
Dua tiang di Desa Alue Bilie Rayeuk malah tumbang ke jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh. Beruntung, tidak ada pengendara yang tertimpa tiang tersebut. Sedangkan dua tiang lainnya tumbang ke sawah.
Manajer PLN Area Lhokseumawe, Wahyu Ahadi R, kepada Kompas.com menjelaskan, tiang listrik yang tumbang akibat tanah pijakannya longsor.
Dia menyebutkan, tiang listrik yang tumbang di Desa Alue Bilie Rayeuk menyebabkan padamnya listik untuk 7.000 pelanggan di Kecamatan Baktiya, Baktiya Barat dan Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.
“Untuk Baktiya kejadian tumbangnya sekitar pukul 15.45 WIB. Saat ini tim reaksi cepat PLN Lhokseumawe sudah berada di lapangan untuk memasang kembali tiang tersebut,” sebutnya.
Dia menegaskan, butuh waktu 12 jam memasang empat tiang tersebut, sehingga diperkirakan, listrik baru menyala kembali malam ini.
“Jika tak ada kendala, kami usahakan malam ini listrik untuk tiga kecamatan itu normal kembali. Tim kami bekerja terus meski saat ini juga sedang hujan,” katanya.
Sedangkan untuk tiang tumbang di Desa Ujong Pacu, Lhokseumawe, sambung Wahyu, pemasangan tiang telah dilakukan.
“Malam ini sudah menyala kembali di Ujong Pacu dan sekitarnya,” kata Wahyu.
Penulis: Masriadi