Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Pengakuan Mengejutkan Penculik dan Pembunuh Anak dan Istri Sepupunya Sendiri

Sesampainya di rumah Aliong, Imel langsung meminta uang yang dijanjikan Aliong. Menurut Aliong, uang Rp 300 ribu, kemudian dia berikan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ini Pengakuan Mengejutkan Penculik dan Pembunuh Anak dan Istri Sepupunya Sendiri
Bangka Pos/Fery Laskari
Aliong (kemeja kotak-kotak), tersangka pembunuh ibu dan anak di Desa Rebo, Sungailiat, diamankan polisi, Selasa (3/1/2017). 

Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Sungailiat.

"Korban yang dibunuh bernama Imelda (32), dan anak perempuannya berusia sekitar 6 tahun, yaitu Aura. Korban merupakan warga Bedeng Ake, Sungailiat. Jasad korban ditemukan dalam lumpur bekas TI di Jalan Cendana Desa Rebo, Sungailiat," kata Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kabag Ops Kompol S.Sophian didampingi Kasat Reskrim AKP Andi P kepada bangkapos.com di lokasi kejadian.

Minta Tebusan Rp 100 Juta

Sebelum dihabisi, Imelda (32) dan anak perempuannya, Aura (6), lebih dulu diculik tersangka Aliong (39), warga Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Pelaku lalu minta tebusan Rp 100 juta pada suami korban, Akong (40), warga Bedeng Akeh, Sungailiat.
Akong sendiri merupakan sepupu tersangka.

"Awalnya dua hari lalu (1 Januari 2017), kita menerima laporan bahwa ada dua anggota keluarga (korban), yaitu Imelda dan Aura, hilang. Laporan disampaikan Akong (40), suami korban. Dalam laporan, Akong menyebutkan bahwa istrinya, Imelda (32) dan anak perempuannya, Aura (6) menghilang," jelas Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kabag Ops Kompol S.Sophian, saat memberikan keterangan didampingi Kasat Reskrim AKP Andi P dan Kanit Buser Ipda Fanny, Selasa (3/1/2017).

Tak berapa lama, Akong (40) mengatakan kepada polisi bahwa istrinya diculik.

Rekomendasi Untuk Anda

Seseorang yang awalnya belum diketahui identitasnya, mengirim pesan singkat (sms) ke nomor telepon Akong. "Isi SMS pelaku, minta tebusan Rp 100 juta," kata Sophian.

Laporan ini kemudian mulai diselidiki oleh polisi. Tim Buser Satreskrim Polres Bangka dikerahkan.

"Hasilnya, kita temukan pelaku, yaitu tersangka Aliong (39), warga Desa Rebo, berhasil kita tangkap," katanya.

Pembunuhan sadis ini terjadi di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Kedua korban dicekik, lalu dimasukan dalam karung dan dibenamkan dalam lumpur bekas tambang inkonvensionall (TI) di Desa Rebo.

Jasad korban ditemukan pada Selasa (3/1/2017), dua hari setelah kejadian.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas