Upaya Penyamaran Polwan Bongkar Praktik Aborsi Oleh Oknum Bidan PNS di Bangka
"Tablet merek misoprostal sebanak satu keping (isi 10 butiir) dan alat yang bakal digunakan untuk memasukan tablet ke dalam vagina,"
Editor: Adi Suhendi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari
TRIBUNNEWS.COM, BANGKA - Praktik aborsi di Sungailiat, Sabtu (14/1/2017) petang, dibongkar polisi.
Seorang oknum Bidan PNS berinisial, SM alias NG (48), ditangkap, atas tuduhan sebagai pemilik lokasi praktik terlarang atau pelaku aborsinya.
Informasi yang berhasil dihimpun Bangkapos.com, Sabtu (14/1/2017) malam menyebutkan, terungkapnya kasus ini menyusul adanya laporan sejumlah warga kepada polisi.
Informasi ini ditindaklanjuti, melalui penyelidikan lebih dalam.
Hasilnya, diketahui, seorang oknum Bidan PNS berinisial SM alias NG (48), bertugas di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka, diduga berkali-kali membuka praktik terlarang di rumahnya di Lingkungan Sripemandang Sungailiat.
Namun, desas-desus dari warga, butuh pembuktian, sehingga polisi menyusun rencana.
Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kapolsek Sungailiat, AKP Syamsul Bagja, Sabtu (14/1/2017 malam mengakui, oknum bidan yang dimaksud, Tersangka SM alias NG, sudah), telah ditangkap.
"Kini, oknum bidan ini diamankan di Mapolsek Sungailiat," tegas Kapolsek.
AKP Syamsul Bagja, Sabtu (14/1/2017) malam membeberkan kronologis penyelidikan, sehingga berhasil membongkar kedok SM alias NG (48).
Penyelidikan bermula dari adanya informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa di Lingkungan Sripemandang Kelurahan Srimenanti, Sungailiat, Bangka, Bangka Belitung ada tempat praktek bidan yang digunakan tempat aborsi.
Makanya lanjut Kapolsek, dia memerintahkan tim reskim dan intelnya, mengatur strategi.
Hasilnya, disepakati, Polsek Sungailiat menerjunkan beberapa orang polisi wanitanya (Polwan).
Penyamaran Polwan, membuahkan hasil karena oknum bidan ternyata tak mengenal petugas yang menyamar.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.