Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wayan Wati Kini Sakit Sejak Suaminya Bunuh Diri Bersama Pelajar SMA

Kakak ipar Wati, Wayan Sumiatini, menjelaskan Wati masih berduka dan sakit sejak sang suami I Nengah Asih bunuh diri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Wayan Wati Kini Sakit Sejak Suaminya Bunuh Diri Bersama Pelajar SMA
Facebook Bangkitnya Bangli
Foto jenazah sepasang kekasih tewas bunuh diri di kawasan Danau Batur, Senin (13/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Fredey Mercury

TRIBUNNEWS.COM, BANGLI - Ditemani oleh anggota keluarganya, Wayan Wati tampak terbaring lemas tak berdaya di kamarnya. Bunuh diri yang dilakukan oleh suaminya, I Nengah Asih (38), benar-benar tak diduga.

Dikunjungi kemarin di rumahnya di Banjar Bayung Gede Desa Bayung Gede, Kintamani, Bangli, Wayan Wati tidak mau ditemui untuk diwawancarai.

Kakak ipar Wati, Wayan Sumiatini, menjelaskan Wati masih berduka dan sakit sejak sang suami I Nengah Asih bunuh diri.

"Dia sedang sakit, kondisinya pun masih lemas," ujar Sumiatini yang merupakan istri dari kakak I Nengah Asih.

I Nengah Asih mengakhiri hidupnya dengan cara menggelamkan diri ke Danau Batur, Kintanami, bersama Ni Ketut Pratiwi (18) yang disebut-sebut sebagai pacar I Nengah Asih, Senin (13/2/2017) lalu.

Keduanya kemudian ditemukan dalam keadaan terikat satu sama lain dan berpelukan.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Kronologis Sepasang Kekasih Bunuh Diri, Saling Ikatkan Tubuh Lalu Terjun ke Danau Batur

Diduga, motif bunuh diri adalah tak direstuinya jalinan asmara keduanya, yang dianggap janggal.

I Nengah Asih sudah beristrikan Wayan Wati sejak 14 tahun lalu, kendati mereka belum mendapatkan keturunan. Perkawinan mereka disebut-sebut tidak harmonis.

Sedangkan Ni Ketut Pratiwi masih pelajar kelas 2 SMA, dan usianya lebih muda 20 tahun dibandingkan Asih. Pratiwi adalah warga Banjar Pludu Desa Bayung Gede, Kintamani.

Sumiatini menuturkan, Wati turut menyaksikan ketika jenazah suaminya dievakuasi di tepi Danau Batur oleh tim gabungan Polres Bangli, Senin (13/2/2017) malam.

"Wati ikut ke Danau Batur saat jenazah Nengah Asih ditemukan oleh polisi. Wati terlihat sangat kaget. Dia kini sudah tidak mau makan sejak Selasa lalu (14/2/2017), karena trauma mengetahui suaminya mati dengan cara bunuh diri," tutur Sumiatini.

Halaman rumah keluarga I Nengah Asih dan Wati terbilang cukup luas. Terdapat kebun yang ditanami berbagai tumbuhan di sana.

Mobil Daihatsu Taft GT DK 699 CN milik Nengah Asih terparkir di depan rumahnya.

Mobil itu sempat ditinggal di parkiran di dermaga Danau Batur dalam keadaan tidak terkunci.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas