Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tangan Al Fatih Terlepas dari Temannya saat Ditolong Lalu Tenggelam

Al Fatih, siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN 1) Idi, ditemukan tewas di danau buatan kompleks pusat Pemerintah Aceh Timur di Idi Rayeuk.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Tangan Al Fatih Terlepas dari Temannya saat Ditolong Lalu Tenggelam
Kompas.com/Masriadi
Masyarakat menyaksikan pencarian korban tenggelam dalam waduk buatan di kompleks Pemerintah Aceh Timur, Sabtu (11/3/2017). KOMPAS.COM/MASRIADI 

TRIBUNNEWS.COM, ACEH TIMUR - Al Fatih, siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN 1) Idi, ditemukan tewas di danau buatan kompleks pusat Pemerintah Aceh Timur di Idi Rayeuk, Aceh Timur, Sabtu (11/3/2017) sore.

Penyebabnya korban diduga tidak bisa berenang di waduk dengan kedalaman sekitar 3 meter itu.

Kapolsek Idi Rayeuk, Aceh Timur, AKP Didik Suratno menyebutkan, korban warga Dusun Kesehatan, Desa Tanoh Anou, Kecamatan Idi Rayeuk.

Kejadian itu berawal saat korban bersama tiga temannya, Isa, Aris dan Handa siang hari menghadiri maulid di Pesantren Abidon Idi Rayeuk.

Sepulang dari kenduri tersebut, mereka menuju waduk buatan itu untuk berenang. Bahkan sebelum berenang, Isa sempat menanyakan pada Al Fatih apakah dia bisa berenang.

"Korban bilang ke temannya dia bisa berenang. Lalu, korban langsung menuju ke tengah waduk. Tak lama, dia melambaikan tangan meminta tolong,” tutur Didik.

Baca: Polres Halmahera Selatan Gagalkan Penyelundupan Berbagai Jenis Burung

Rekomendasi Untuk Anda

Ketiga temannya berusaha menolong dengan cara menarik tangan korban. Namun tangan korban terlepas hingga tenggelam.

"Mereka tak bisa melihat korban lagi. Saat itulah mereka mencari bantuan," katanya.

Tim bantuan dari Search And Rescue (SAR) Aceh Timur, Polsek Idi Rayeuk, Koramil 08 Idi Rayeuk dan masyarakat juga turut mencari korban.

"Menjelang maghrib, jasad korban berhasil ditemukan. Tadi kami sempat bawa ke rumah sakit untuk memastikan apakah ada tanda kekerasan, namun dokter menyatakan tak ditemukan tanda-tanda kekerasan," kata Didik. (Kompas.com/Kontributor Lhokseumawe, Masriadi)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas