Pria Mengamuk Tusuk Kakak Ipar dan Sandera Keponakannya, Begini Ceritanya
Door..dorr! Bunyi letusan pistol terdengar saat polisi melumpuhkan Vulla, pelaku penyanderaan dua balita keponakannya sendiri di dalam rumah.
Editor:
Adi Suhendi
"Melihat ini mana ada yang berani, karena tetangga takut kalau Vulla melukai keponakannya," ujarnya.
Ia melihat ada tiga luka tusukan yang diderita Ernawati, yaitu bagian lengan, dada dan paha kiri.
"Saya lihat lukanya, ngeri sekali karena banyak darah keluar. Baju saya ini tadi penuh darah dan lantai rumah saya tuh masih ada bercak darahnya Ernawati," ucapnya.
Saat peristiwa terjadi banyak warga yang menonton sepanjang jalan menuju gang sempit.
Ada pula masyarakat yang rela sampai naik ke atas tembok untuk melihat penyanderaan yang dilakukan Vulla.
Padahal beberapa kali polisi dan petugas sudah mengusir untuk tidak menyaksikan peristiwa tersebut.
Tapi tidak dipedulikan sebagian masyarakat yang ingin melihat secara dekat peristiwa penyanderaan yang dilakukan paman terhadap kedua keponakannya.
Baca tanpa iklan