Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Persoalan yang Dikeluhkan Tahanan Rutan Sialang Bungkuk

Menanggapi aspirasi tersebut, Kanwil Kemenkum HAM Riau, Ferdinan Siagian menyebutkan persoalan tersebut akan dirapatkan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Budi Rahmat
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Ini Persoalan yang Dikeluhkan Tahanan Rutan Sialang Bungkuk
TRIBUN PEKANBARU/Theo Rizky
TAHANAN KABUR - Tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Pekanbaru berhasil ditangkap kembali dan dikembalikan ke Rutan, Jumat (5/5). Sebelumnya, lebih dari 200 tahanan berhasil kabur usai membobol gerbang Rutan saat melakukan aksi unjuk rasa. Dalam unjuk rasa tersebut, para tahanan mengeluhkan kapasitas Rutan yang berlebih dan sejumlah fasilitas yang kurang memadai. TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Berbagai permasalahan disampaikan tahanan pasca kericuhan yang berujung bobolnya pintu rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Jum'at (5/5/2017) siang.

Dugaan pungli terhadap narapidana, kemudian narapidana tidak mendapat pelayanan yang baik, terjadi penganiayaan terhadap narapidana, fasilitas kesehatan yang kurang, waktu kesempatan beribadah yang dibatasi.

Selanjutnya jam besuk dibatasi dan kalau ditambah harus membayar serta perlakuan pejaga rutan yang tidak punya etika.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kanwil Kemenkum HAM Riau, Ferdinan Siagian menyebutkan persoalan tersebut akan dirapatkan.

"Artinya akan kita rapatkan segera. Apa saja yang jadi aspirasi tahanan. Ya seperti tuntutan makanan, air bersih, masalah cuti bersyarat, termasuk masalah pungli. Besok baru kita rapatkan," ujar Ferdinand ditemui usai mengunjungi rutan, Jum'at malam.

Terkait kondisi rutan, diakui Ferdinan memang over kapasitas.

Rekomendasi Untuk Anda

Jumlah tahanan saat ini sebanyak 1800 an lebih sedangkan normalnya hanya menampung sebanyak 365 an tahanan.

"Over kapasitas pasti. Idealnya ya diisi 15 orang tapi memang ada yang lebih," terangnya.

Terkait pungli, Ferdinan mengaku tidak pernah mendapat laporan tersebut.

"Saya sering kesini tapi tidak dapat laporan. Sekarang baru terang benderang," ujarnya.

Menurutnya ada oknum yang melakukan pungli.

"Kita akan ada sanksi yang akan dijatuhkan. Seluruh pegawai akan diperiksa terkait insiden ini," ujarnya.

Soal blok yang berhasil dibobol tahanan menurut Ferdinand ada di blok A, B dan C.

Sementara itu, informasi yang diterima Tribunpekanbaru.com, dari Polresta Pekanbaru jumlah tahanan yang sudah ditangkap sampai Sabtu (6/5/2017) 194 orang.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas