Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menjelang Lebaran, Calo dan Preman di Terminal Rajabasa Jadi Target Polisi

Polda Lampung menggelar operasi persiapan menjelang mudik lebaran dengan sandi Operasi Cempaka.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Menjelang Lebaran, Calo dan Preman di Terminal Rajabasa Jadi Target Polisi
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Polda Lampung menggelar operasi persiapan menjelang mudik lebaran
dengan sandi Operasi Cempaka.

Operasi ini akan digelar dalam dua pekan ke depan di seluruh wilayah jajaran Polda Lampung.

Pada Operasi Cempaka, tutur Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Sudjarno, pihaknya akan menyasar kegiatan yang dapat mengganggu kenyamanan saat mudik lebaran.

“Sasaran kami calon, premanisme, pelaku gendam dan lainnya,” ujar dia, Jumat (2/6/2017).

Menurut dia, penertiban calo dan premanisme difokuskan di tempat-tempat yang akan dijadikan lokasi para pemudik seperti terminal dan pelabuhan.

“Kami akan tertibkan calo dan preman seperti di Terminal Rajabasa dan Pelabuhan Bakauheni,” ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Polisi juga akan menyasar para pelaku gendam atau hipnotis yang sering merugikan para penumpang angkutan umum.

Dengan adanya Operasi Cempaka ini, Sudjarno berharap, saat pelaksanaan arus mudik, situasi sudah
dalam keadaan kondusif.

Sehingga, lanjut dia, para pemudik yang singgah di Terminal Rajabasa maupun Pelabuhan Bakauheni, bisa aman dan nyaman. Usai Operasi Cempaka, akan dilanjutkan dengan Operasi Ramadaniya.

Operasi Ramadaniya akan digelar menjelang dan sesudah Idul Fitri. Sudjarno mengutarakan, pihak kepolisian akan bekerjasama dengan instansi lainnya untuk mengamankan pelaksanaan arus mudik dan arus balik.

“Untuk saat ini kami fokus pada Operasi Cempaka dulu. Mulai pekan depan Operasi Cempaka mulai berjalan. Kami akan menggelar pasukan di tempat-tempat keramaian untuk menindak aksi premanisme, calo dan penyakit masyarakat lainnya,” kata Sudjarno.

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas