Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Bertato Bertato Menangis setelah Dimarahi Ibunya di Kantor Polisi

Pria bertato itu ditahan di Polsek Sukawati, Gianyar, karena menjadi otak pelaku pencurian sepeda motor.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Pria Bertato Bertato Menangis setelah Dimarahi Ibunya di Kantor Polisi
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Tersangka pencurian motor diamankan di Polsek Sukawati, Jumat (30/6/2017) 

TRIBUNNEWS.COM, GIANYAR - Ketut Sukadana alias Okik (18) asal Banjar Pande Kota, Desa Kelod Kangin, Klungkung, Bali ini tampak angkuh saat digiring Unit Reskrim Polsek Sukawati, Jumat (30/6/2017).

Pria bertato ganja di lehernya itu merupakan otak dari komplotan kasus pencurian sepeda motor.

Namun, keangkuhannya seketika sirna, saat ibunya memarahinya. Okik bahkan menangis tersedu-sedu dipelukan ibunya.

Perempuan bertubuh kurus, yang mengaku ibu kandung Okik tersebut juga ikut menangis. Ia tak pernah menyangka, anak yang dibesarkannya penuh kasih sayang, tumbuh menjadi pencuri.

“Dadi jeg kene cai Tut (Okik). Amonto geden sayang meme ken Ketut. Kan be sesai baang meme pis. Ngudiang gegaen kekene jemak ci Tut. (Kenapa kamu begini Tut. Sudah begitu besar kasih sayang yang ibu berikan. Sudah sering ibu kasi uang. Kenapa pekerjaan seperti ini kamu lakukan),” ujar sang ibu sambil memeluk Okik.

Kapolsek Sukawati, Kompol Pande Sugiarta, mengungkapkan, Okik bersama temannya, IGKB (14) ditahan setelah terbukti mencuri sepeda motor Scoopy DK 8783 LV, milik pelajar SMK Negeri 3 Sukawati.

Motor yang dicuri di komplek perumahan SMKI itu dipreteli. Warna motor yang awalnya hitam merah, menjadi hitam abu-abu. Nomor polisinya pun diubah menjadi DK 6451 LV.(*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas