Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sumanto Si Manusia Kanibal Berniat Nikah, Ini Sosok yang Siap Tanggung Biayanya

Fisik Sumanto tak banyak mengalami perubaban sejak 11 tahun lalu. Tubuhya masih gempal. Tak terlihat banyak uban pada rambut kepalanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Sumanto Si Manusia Kanibal Berniat Nikah, Ini Sosok yang Siap Tanggung Biayanya
TRIBUN JATENG
Sumanto saat berada di panti rehabilitasi Annur Karanganyar 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNNEWS. COM, PURBALINGGA - Sumanto, pria yang sempat menggegerkan jagad karena memakan daging mayat, 2003 silam, bernasib malang.

Paskakeluar dari tahanan pada 2006 lalu karena kasus pembongkaran kuburan dan pengambilan mayat, ia tak sepenuhnya menghirup udara bebas.

Warga desa tempat tinggalnya, desa Plumutan, Kemangkon, Purbalingga menolak kehadirannya kembali di desa.

Beruntung, seorang pengasuh panti rehabilitasi mental Annur, Bungkanel Karanganyar Purbalingga Supono bersedia menampungnya.

Belasan tahun Sumanto tinggal di panti, apakah Sumanto mengalami perubahan?

Fisik Sumanto tak banyak mengalami perubaban sejak 11 tahun lalu. Tubuhya masih gempal. Tak terlihat banyak uban pada rambut kepalanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kumis panjangnya tetap khas, hampir menyatu dengan jenggot.  Hanya kulit pipinya terlihat agak kempot.

Supono mengungkapkan, dari segi kepribadian, Sumanto telah mengalami banyak perubahan semenjak tinggal di panti.

Sumanto menjadi pribadi lebih baik. Ia beraktivitas layaknya masyarakat normal di dalam panti, mulai mencabuti rumput, bertani, memberi makan burung, dan membantu pekerjaan Supono.

"Aktivitas saya bantu-bantu pak Haji (Supono) cabut-cabut rumput, bertani, ikut pengajian, pokoknya ikut pak haji,"kata Sumanto

Selain beraktivitas sosial, Sumanto juga rajin mengikuti pengajian yang diselenggarakan panti.

Menurut Supono, Sumanto mampu melafalkan ayat Al Quran. Pada beberapa kesempatan, Sumanto juga dipercaya mengumandangkan azan.

Berbagai kemajuan yang dialami Sumanto ternyata tak membuat citranya membaik di masyarakat.

Stigma Sumanto sebagai sosok mengerikan tak lantas sirna dari benak masyarakat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas