Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembangunan Jateng Capai 91,5 Persen, Gubernur Ganjar Minta Maaf

Realisasi RPJMD tahun keempat kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wagub Heru Sudjatmoko mencapai 91,5 persen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Pembangunan Jateng Capai 91,5 Persen, Gubernur Ganjar Minta Maaf
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Suasana haru terlihat saat penyerahan 8 jenazah korban kecelakaan helikopter Basarnas di aula Graha Kriya Akasa Lanumad Ahmad Yani Kota Semarang , Senin (3/7/2017). Gubernur Ganjar menyalami keluarga korban. TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Realisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun keempat kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko mencapai 91,5 persen.

Sisanya, program pengentasan kemiskinan yang dinilai terberat dilaksanakan terus diupayakan.

"Tinggal menyisakan sekitar delapan persen akan dituntaskan sisa-sisa tahun ini, karena masih ada sisa sekitar 1,5 tahun ke depan," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sri Puryono, Selasa (18/7/2017).

Dalam catatan Puryono, sektor infrastruktur menyisakan sedikit pekerjaan rumah (PR). Pihaknya menargetkan kegiatan ini bisa dituntaskan akhir tahun ini.

"Hal lain yang sekarang masih dalam pelaksanaan, seperti infrastruktur bandara (New Ahmad Yani Semarang). Itu kan kita sharing (dengan PT Angkasa Pura) di sana, itu akan kita kejar. Di 2018 nanti insya Allah bisa," ia optimistis.

Sejumlah hal belum maksimal dilaksanakan, di antaranya disebabkan sulitnya memenuhi indikator yang ada. Apalagi, ada pembaruan organisasi perangkat daerah yang ternyata tak masuk program kegiatan. 

Rekomendasi Untuk Anda

Ada pula indeks Demokrasi Indonesia yang dipastikan tak bisa tercapai 100 persen. "Kalau harus 100 persen, agak berat. Tapi setidaknya mendekati 100 persen," kata dia.

Terkait penurunan angka kemiskinan menjadi 10 persen, masih terus diupayakan. Saat ini, angka kemiskinan di Jateng di angka 13,28 persen.

"Kami akan berusaha, semoga di akhir masa jabatan Pak Gub (gubernur, red), RPJMD bisa mendekati angka 100 persen," harap Puryono.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Jateng, Sudjarwanto, mengatakan sulitnya menurunkan angka kemiskinan karena saat penyusunan RPJMD terlalu optimistis.

Padahal, sejak dahulu, penurunan hanya mampu satu digit di belakang koma.

"Kami membuktikan, dalam tiga tahun ini, dari 14,3 persen hanya turun menjadi 13,28 persen. Artinya, kalau dari 13 persen ke 10 persen, berat mencapainya," kata Sudjarwanto.

Sulitnya menurunkan angka kemiskinan itu, lanjut Sudjarwanto, tidak hanya terjadi di Jateng saja. Bahkan, angka kemiskinan tingkat nasional pun tak pernah turun secara signifikan.

"Karena sudah terlanjur targetnya 10 persen, ya kami akan terus bekerja ekstra keras. Semua program untuk menurunkan kemiskinan akan terus digalakkan," tandasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas