Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lima Hari Dirawat, Korban Tabrak Lari di Taman Pancing Denpasar Meninggal

Yosef sendiri terlihat sangat kehilangan sosok seorang Gatur yang dikenalnya sebagai pekerja keras dan sangat mandiri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Lima Hari Dirawat,  Korban Tabrak Lari di Taman Pancing Denpasar Meninggal
Net
Ilustrasi mayat 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Hisyam Mudin

TRIBUNNEWS.COM,  DENPASAR - Sungguh malang nasib yang dialami Servasius Gatur (23).

Pria asal Ruteng, Manggarai, Flores Barat, NTT (Nusa Tenggara Timur) tersebut menghembuskan nafas terakhirnya setelah lima hari kritis dan tak sadarkan diri pascamengalami kecelakaan lalu lintas.

Gatur, panggilan akrab korban menghembuskan nafas terakhirnya diruangan HCU, RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Kamis (27/7/2017) sekitar pukul 08.00 wita. 

Yosef Jurus (50), paman korban saat ditemui di ruang forensik RSUP Sanglah mengatakan, kondisi korban hingga meninggal dunia sangat kritis dan tak sempat sadarkan diri.

Yosef sendiri terlihat sangat kehilangan sosok seorang Gatur yang dikenalnya sebagai pekerja keras dan sangat mandiri.

Baca: Kecelakaan Mobil di Candi Kidal Sarat Keanehan, Netizen Kaitkan dengan Hal Mistis Ini

Rekomendasi Untuk Anda

Selain menyimpan duka mendalam, Yosef juga sangat menyesali musibah yang dialami keponakannya karena  kematian korban dikatakan Yosef sangat tragis.

Pelaku yang menabrak korban sendiri hingga akhirnya korban meninggal dunia pun tidak diketahui identitasnya.

Lantas demikian, Yosef berharap pihak kepolisian dapat menemukan pelaku penabrak. 

"Kami berharap mudah-mudahan polisi bisa mencari solusi untuk melacak siapa pelakunya. Terus terang, jika semua diabaikan seperti ini kita akan mati seperti binatang. Begitu ditabrak dan orang tidak diklarifikasi maka selesai sudah. Saya tidak menuntut polisi untuk bekerja tapi harapan saya mudah-mudahan pihak lantas bisa mengungkapkan ini," ujar Yosef.

Baca: Kakak Tak Sengaja Siarkan Langsung Kecelakaan yang Menewaskan Adiknya

Yosef juga mengaku sempat memiliki firasat satu hari sebelum korban meninggal dunia.

Perasaan tersebut dirasakannya saat ia baru selesai mandi di kos korban.

Tiba-tiba saja bulu badannya merinding dan merasa hal tidak baik akan terjadi pada korban.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas