Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kerap Dirundung dan Dicap Autis, Anak Istimewa Ini Lolos Kuliah di ITB

Musa Izzanardi Wijanarko, remaja berkemampuan istimewa ini lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri pada Juni lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Kerap Dirundung dan Dicap Autis, Anak Istimewa Ini Lolos Kuliah di ITB
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Musa Izzanandri Wijanarko (kedua dari kiri) bersama kedua orangtua dan adiknya di kediamannya di Kampung Tugu Laksana, Desa Pagerwangi, Lembang, Bandung Barat, Selasa (25/7/2017). TRIBUN JABAR/MUMU MUJAHIDIN 

Namun, Izzan tidak pernah mengecap pendidikan formal. Setelah Izzan didiagnosis autism spectrum disorder, asperger syndrom, gangguan sensori integrasi, dan lain-lain, Yanti memutuskan untuk mendidik Izzan di rumah (homeschooling).

Yanti menerapkan discovery learning (memahami konsep, arti, dan hubungan, melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan) dan experiential learning (metode pembelajaran melalui penciptaan pengalaman dalam proses belajarnya).

"Saya cuma fokus pada apa yang dia minati. Dia suka belajar matematika dan fisika, tapi kalau biologi dia kurang suka. Dia belajar sendiri. Saya cuma ngasih buku loakan. Kadang saya kasih soal, dia kerjakan sendiri dengan cara dia. Dia suka menjawab dengan menggambar jawabannya beserta rumusnya," kata Yanti.

Lantaran perilaku uniknya, Izzan kerap dianggap aneh oleh teman-teman sebayanya di lingkungan rumah. Izzan kerap dibuli dan pulang sekolah dalam kondisi luka karena berantem.

"Karena orangnya sangat aktif, dia kadang dianggap aneh sama orang lain. Sempat dikatai orang gila sama teman-temannya. Kerap mendapat perilaku kasar dan kekerasan juga," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas