Anggota Reskrim Polres Lampung Barat Meninggal Mendadak Usai Kejar Bandit
Dia berangkat dari Polres Lampung Barat pada hari Kamis (14/9/2017) pukul 23.00 dengan 10 personil.
Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, MUARAENIM - Diduga terkena serang jantung, Briptu Dimas anggota Reskrim Polres Lampung Barat, meninggaldunia, di RSUD dr HM Rabain Muaraenim, Sabtu (16/9/2017) sekitar pukul 06.30.
Menurut Kasatreskrim Polres Lampung Barat AKP Rizal Efendi yang didampingi Waka Polres Muaraenim Kompol M Adil, pihaknya yang tergabung dalam tim Tekab 308 Polres Lampung Barat melaksanakan tugas melakukan Operasi Sikat II tahun 2017.
Dia berangkat dari Polres Lampung Barat pada hari Kamis (14/9/2017) pukul 23.00 dengan 10 personil.
Dan pada hari Jumat (15/9/2017) mereka bekerjasama dengan Polres OKU melakukan penangkapan di Semidang Aji dan langsung melakukan BAP terhadap pelakunya.
Dari pengembangan diketahui penadah berada di Muaraenim. Lalu pihaknya meluncur ke Muaraenim dan langsung berkoordinasi dengan Polres Muaraenim.
Namun karena sudah malam, dan pelakunya juga tidak tahu alamat hanya tahu tempatnya, lalu diputuskan daripada berbahaya akhirnya memilih untuk beristirahat di hotel menunggu esok hari.
Baca: Tahanan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kabur Menggunakan Sarung
Memasuki hari Sabtu (16/9/2017) sekitar pukul 05.30, korban terbangun dan membangunkan rekannya bahwa merasa sakit di dada dan sesak nafas.
Kemudian oleh anggota, korban langsung dilarikan ke rumah sakit, dan ditindaklanjuti dengan pertolongan yang layak, tetapi pukul 06.30 nyawa korban tidak tertolong lagi dan meninggaldunia.
"Kami atas nama Polres Lampung Barat, terima kasih sebesar-besar kepada Polres Muaraenim yang telah membantu mulai dari penangkapan, penitipan tahanan, hingga proses pemulangan jenazah ke Lampung," ujarnya.
Baca: Tahanan Kabur, Penjaga Sel Polres Jakbar Diperiksa Propam
Sementara Kapolres Muaraenim melalui Wakapolres MuaraenimKompol M Adil, mengatakan korban sebelumnya mengeluhkan sakit dan sesak napas, namun meski sudah ditangani oleh pihak rumah sakit namun jiwanya tidak tertolong.
Dan jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Lampung.
"Sebagai korps, kami turut berduka. Korban sahid sedang menjalankan tugasnya," ujarnya.
Penulis: Ardani Zuhri
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.