Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gunung Agung Masih Berstatus Awas, Hingga Pagi Ini Sudah Lebih dari 100 Kali Gempa

Berdasarkan laporan Magma Indonesia hari ini, Senin (9/10/2017) gunung setinggi 3.142 mdpl di Karangasem, Bali ini masih menghasilkan ratusan gempa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Gunung Agung Masih Berstatus Awas, Hingga Pagi Ini Sudah Lebih dari 100 Kali Gempa
BNPB
Kawasan Rawan Bencana Gunung Agung 

TRIBUNNEWS.COM, AMLAPURA - Gunung Agung hingga saat ini masih berstatus AWAS level IV.

Berdasarkan laporan Magma Indonesia hari ini, Senin (9/10/2017) gunung setinggi 3.142 mdpl di Karangasem, Bali ini masih menghasilkan ratusan gempa.

Tercatat dalam periode pengamatan mulai pukul 00.00-06.00 Wita, gempa vulkanik dalam masih mendominasi.

Rinciannya sebagai berikut:

■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 70, Amplitudo : 2-4 mm, Durasi : 5-11 detik)

■ Vulkanik Dalam
(Jumlah : 117, Amplitudo : 5-8 mm, S-P : 1.5-3 detik, Durasi : 7-24 detik)

■ Tektonik Lokal
(Jumlah : 9, Amplitudo : 8 mm, S-P : 5-6 detik, Durasi : 30-44 detik)

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan secara meteorologi, cuaca dilaporkan mendung dan hujan.

Angin bertiup lemah ke arah barat dan suhu udara mencapai 22-23 derajat celcius.

Secara visual gunung terlihat jelas, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 200 meter di atas kawah puncak.

Hingga saat ini masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan direkomendasikan agar tidak berada, melakukan pendakian dan melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya.

Baca: Jhenerly dan Slamet Tak Menyangka Unggahannya di Medsos Berujung Tewasnya Dua Pendekar Silat

Zona tersebut yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 9 km dari kawah puncak gunung Agung.

Ditambah lagi perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 12 km.

Zona perkiraan bahaya ini sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan gunung Agung yang paling aktual/terbaru.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas