Baru Dua Minggu Di Samarinda, Pemuda Asal Pangkajene Ini Telah Diamankan Polisi, Ini Penyebabnya
Dia mengaku tidak tahu menahu isi kotak rokok tersebut narkoba, dirinya hanya disuruh rekan sesama pemotong ayam untuk pergi ke jalan tersebut
Editor: Eko Sutriyanto
Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Baru dua minggu di Samarinda, pemuda asal Pangkajene, Sulawesi Selatan ini sudah terjerumus ke lingkaran narkoba.
Pria berusia 18 tahun, bernama Kyky yang sehari hari bekerja sebagai tukang potong ayam di pasar Segiri ini diamankan Satreskoba Polresta Samarinda, karena terbukti membawa 50 butir pil ekstasi.
Kyky diamankan di jalan A Yani, pada Jumat (13/10) silam, sekitar pukul 23.30 Wita, saat dirinya telah berjarak 80 meter dari lokasi pengambilan ekstasi.
Dia mengaku tidak tahu menahu isi kotak rokok tersebut narkoba, dirinya hanya disuruh rekan sesama pemotong ayam untuk pergi ke jalan tersebut.
Baca: Uang Hasil Penjualan Motor Curian Digunakan untuk Beli Narkoba
"Saya tidak berani nolak permintaanya, karena badanya besar. Dia suruh saya ke jalan itu (jalan A Yani), lalu saya juga disuruh bawa handphonenya, sesampainya dilokasi, saya disuruh telpon nomor temannya," ucapnya pasrah, Senin (16/10/2017).
Lanjut dia menjelaskan, dia tidak menampik pernah menggunakan narkoba, namun ia menggunakan saat masih di Sulawesi, dan selama di Samarinda dirinya tidak pernah menggunakan narkoba.
"Makanya saya ke Samarinda, supaya tidak terjerumus narkoba," ucapnya.
Sementara itu, Kanit Sidik Satreskoba Polresta Samarinda, Iptu Teguh Wibowo menjelaskan, pihaknya masih akan melakukan pendalaman terhadap keterangan yang bersangkutan.
"Akan kita kembangkan lagi, untuk saat ini kita tetap amankan dia, kendati keteranganya seperti itu," ucapnya.
"Apapun alasanya, kita akan tindaklanjuti, jangan sampai ini hanya alasan dia saja," tegasnya. (*)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.