Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengungsi Lereng Gunung Agung Tertimbun Longsor Galian C

Wayan Gunarta (40) asal Desa Pule, Rendang, Karangasem ini terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah tertindih longsoran galian C.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pengungsi Lereng Gunung Agung Tertimbun Longsor Galian C
Tribun Bali/ Hisyam Mudin
Wayan Gunarta (40) saat dirawat di ruang IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (28/10/2017). TRIBUN BALI/HISYAM MUDIN 

Narna dan rekan kerja yang lainnya pun berusaha membantu Gunarta dan mengevakuasinya ke rumah sakit.

"Saya benar-benar panik. Bukan saya saja, tapi semua pekerja yang berada di lokasi penambangan panik," ujarnya saat ditemui di ruang IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu.

Baca: Tak Ada Lagi Senyuman Surnah, Dia Meninggal Setelah Satu Bulan Bekerja

Akibat kejadian tersebut, Gunarta mengalami patah tulang terbuka pada bagian kaki kanan.

Tak hanya itu, Gunarta juga mengalami luka robek pada kepala bagian belakang.

"Kalau kepalanya sudah dijahit dengan 4 jahitan luar dan 2 jahitan bagian dalam. Untuk saat ini masih menunggu jadwal operasi kakinya. Mudah-mudahan segera dioperasi dan kondisinya secepatnya membaik," harapnya.

Diungkapkan Narna, meski Gunung Agung masih berstatus level awas, namun hingga saat ini penambangan pasir di Pempatan, Rendang Karangasem masih juga tetap dilakukan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sehari hampir 20 sampai 25 truk pengangkut pasir yang datang ke lokasi penambangan.

Jarak lokasi penambangan dengan lereng Gunung Agung sekitar 10 kilometer.

"Sudah lama, hampir 15 tahun lebih kami bekerja seperti ini. Hanya itu pekerjaan kami," ujarnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas