Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Banyak 'Klitih' Berkeliaran, Jogja Kini Tak Aman Lagi

Memakai senjata tajam, mereka tak segan-segan menyerang dan melukai orang lewat, tanpa alasan apapun.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Banyak 'Klitih' Berkeliaran, Jogja Kini Tak Aman Lagi
Grid.ID
korban klitih di Klaten | Nufitz 

Pelaku berboncengan, memakai helm warna hitam semacam BMC dan ada stiker bulat warna putih semacam gambar padi.

Pelaku diperkirakan masih remaja usia anak sekolah.

Kemudian pelaku melempar batu batako dan mengenai dada sebelah kanan.

Seketika korban lemas, karena terkena lemparan tersebut.

Selanjutnya saksi 1 menggantikan untuk memboncengkan korban.

Mereka masuk ke perkampungan untuk minta pertolongan warga.

Selanjutnya oleh warga serta saksi, korban dibawa ke Puskesmas Sewon I.

Rekomendasi Untuk Anda

Atas kejadian tersebut warga melaporkan ke Polsek Sewon.

Selanjutnya anggota Polsek Sewon dipimpin Kapolsek bersama KA SPK bersama anggota dan Anggota INAFIS Polres Bantul yang dipimpin oleh Bripka Purwanto, mendatangi TKP dan mengecek korban dan mencatat saksi.

Selanjutnya saksi dibawa ke Mako Sewon untuk dimintai keterangan untuk pengusutan lebih lanjut.

Peristiwa yang mirip juga terjadi di daerah Klaten, kota yang bersebelahan langsung dengan Jogja.

Sementara itu, akun Nufitz dari ICK, menuliskan postingan
"anak q dadi korban geng motor lur
td pagi di dpn gudang Alfamart Delanggu ditabrak dr belakang dan dipukul benda tajam .. pelakunya lari naek 2 motor KLX ke arah selatan."

Kira-kira status itu menceritakan bahwa anaknya jadi korban geng motor. Tadi pagi (5/1//2017), di depan gudang Alfamart Delanggu (Klaten), ditabrak dari belakang dan dipukul benda tajam.

Pelakunya lari naik dua motor KLX ke arah selatan.

Kejadian itu sontak membuat netizen Jogja dan Klaten bereaksi keras, dan bakal menghakimi pelaku klitih jika ditemukan.

Mereka juga ingin melakukan patroli bersama saat malam.

Meski pelakunya di bawah umur dan kebanyakan bakal lepas dari jeratan hukum, netizen berharap pelaku tetap dihukum.

Karena jika tidak, warga yang akan menghakimi mereka. (*)

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas