Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Begini Kronologi Penangkapan Penculik Anak di Manado

Penculik dan korbannya ditemukan di lapak cabo Pasar Tondano oleh anggota Satpol PP Minahasa yang sedang patroli.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Begini Kronologi Penangkapan Penculik Anak di Manado
ALPEN MARTINUS
Korban dipeluk mamanya 

Elly kemudian pulang untuk cek siapa tau anaknya sudah di rumah, namun tetap tidak ditemukan, akhirnya ia kembali ke sekolah dan menemui suaminya yang sudah tiba di sekolah.

"Anak-anak sekolah di situ juga bilang bahwa Cleo dijemput oleh ojek tapi mereka tidak kenal," jelasnya.

Akhirnya pencarian mulai dilakukan hingga melapor ke Polsek Malalayang, bahkan suami Elly memosting di media sosial FB yang menyatakan bahwa anaknya dijemput oleh orang tak dikenal dan tak kunjung pulang, berita tersebut kemudian menyebar.

Pencarian membuahkan hasil, korban ditemukan dalam keadaan sehat, sekaligus penculiknya berhasil diciduk.

Cleo menceritakan bahwa saat itu sementara menunggu dijemput, dan ia bermain bersama temannya, dan temannya memberitahu bahwa ada ojek memanggil untuk menjemput.

"Katanya disuruh jemput, mami menunggu di salib besar," jelasnya. Ia pun naik dan mulailah tersangka membawa korban mengarah ke Tomohon, sempat dibawa ke pemandian air panas Lahendong, namun lantaran korban menolak dan minta mandi di kolam biasa, akhirnya tersangka membawa korban ke kolam kawasan taman eman, di situ korban mandi.

"Di belikan minum es teh dan makan pisang goreng," ujarnya Polos.

Rekomendasi Untuk Anda

Tersangka kemudian membawanya ke Kawangkoan dan berputar hingga ke pasar Tondano."Katanya mau ketemu mami tapi istirahat dulu di sini," ujarnya. Ia mengatakan sempat dipeluk bahkan diciumi oleh tersangka.

Sementara itu Jemmy tersangka mengakui bahwa ia yang menjemput korban dan rencana hendak membawanya ke Kaki Dian Minut.

"Saya bilang mau bawa ke salib besar, saya panggil saya bilang mami yang suruh jemput dan ditunggu di sana," ujarnya. Bahkan ia sempat membawa korban mandi di kolam renang dan membelikan baju mandi untuk korban.

Ia mengakui bahwa niatnya menculik korban hanya untuk memuaskan hawa nafsunya saja."Saya sempat peluk, cium, dan raba kemaluannya," jelas dia.

Menurut informasi bahwa tersangka ini sudah lama pisah dengan istrinya.

AKP Ferry Atotoy Kapolsek Tondano mengatakan bahwa sudah mengambil keterangan korban, tersangka, saksi.

"Kami serahkan ke Polsek Malalayang karena TKP ada di Malalayang, tersangka sudah dibawa oleh Polsek Malalayang, juga korban sudah dibawa, informasinya akan divisum juga," jelas dia.

Kejadian ini membuat Elly ibu korban lebih waspada lagi.

"Kami akan lebih berhati-hati lagi, dan kami akan bilang ke anak jangan mau pergi sembarang kalau tidak dengan kami, sebab anak ini tidak pernah kami titipkan untuk diantar pulang, selalu kami jemput, atau biasanya penjaga sekolah yang antar pulang," jelasnya.

Kejadian ini menjadi pelajaran juga untuk pihak sekolah agar tidak membiarkan anak pulang dengan orang yang tidak diketahui. (amg)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas