Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nelayan di Wilayah Pantai Utara dan Selatan Jateng Diimbau Tidak Melaut Dulu

DKP Provinsi Jawa Tengah, mengimbau kepada seluruh nelayan di wilayah pantura maupun pantai selatan Jateng, untuk sementara jangan melaut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Nelayan di Wilayah Pantai Utara dan Selatan Jateng Diimbau Tidak Melaut Dulu
Tribun Jateng
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah, mengimbau pada seluruh nelayan di wilayah pantai utara (pantura) maupun pantai selatan Jateng, untuk sementara jangan melaut. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah, mengimbau kepada seluruh nelayan di wilayah pantai utara (pantura) maupun pantai selatan Jateng, untuk sementara jangan melaut.

Kepala DKP Provinsi Jawa Tengah, Lalu Muhammad Syafriadi mengatakan, kondisi alam yang berdampak pada tingginya gelombang di laut bahkan hingga mencapai enam meter, sangat berbahaya bagi nelayan ketika melaut.

"Kami mengimbau masyarakat nelayan untuk tidak melaut. Karena ini semata-mata faktor cuaca yang tidak mendukung. Di satu sisi cuaca sedang memperbaiki dirinya," kata Lalu, Minggu (3/12/2017).

Baca: Satiman Terkubur Diduga Hendak Mengambil Perhiasan di Dalam Rumah

Ia mengatakan, dalam kondisi siklus alam yang ada saat ini, sebenarnya juga sedang dimanfaatkan oleh sejumlah spesies ikan laut tertentu untuk berkembang biak.

Maka, sebaiknya berikan waktu bagi ikan tersebut untuk bereproduksi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Memang ada spesies-spesies ikan tertentu justru pada kondisi seperti ini mereka berkembang biak. Jadi ini siklus alam. Berikan waktu bagi mereka untuk berkembang biak dulu," katanya.

Baca: Mengaku Suka Pakaian Dalam Wanita Ternyata Pria di Hotel Sembunyikan Perempuan di Bawah Kasur

Sementara pada fase ini, kata Lalu, nelayan diimbau untuk melakukan aktivitas lain. Semisal memperbaiki jaring, memperbaiki kapal, dan menyiapkan alat-alat tangkap ikan lain.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas