Jerrico Manfaatkan Momen Gunung Agung Menyelundupkan Sabu ke Bali
Tentu saja, bahwa proses penyidikan tidak membutuhkan pengakuan. Sehingga, polisi akan fokus pada pembuktian barang sabu yang dibawa tersangka.
Penulis: I Made Ardhiangga
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Ditresnarkoba Polda Bali meringkus Jerrico Roni (32) warga Jalan Drupadi, Denpasar Timur, Bali, karena kepemilikan 563,80 gram Sabu.
Pihak Polda Bali pun meringkus tersangka saat melintas di Negara, Jembrana.
Menariknya, dugaan polisi Sabu sengaja diselundupkan oleh tersangka, memanfaatkan fokus anggota Polda Bali yang tengah membantu penanggulangan Bencana Gunung Agung.
Baca: Foto-foto Postingan Terakhir Karmila Jelang Ajal, Diduga Meninggal Dibunuh
Baca: Guru Honorer Cantik Ini Nyambi Jadi Biduan Kampung
"Jadi ketika kami fokus Gunung Agung, tersangka memnafaatkannya. Dan kemudian, sabu ini ditujukan untuk disebar pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Momen pergantian tahun, terlebih lagi dimanfaatkan karena sabu bisa jadi harganya menjadi dua kali lipat dari harga sabu saat-saat ini," ucap Wadir Ditresnarkoba Polda Bali, AKBP Sudjarwoko, Rabu (6/12/2017).
Dijelaskannya, sampai saat ini tersangka tidak kooperatif.
Dengan alasan atau alibi, bahwa mobil itu dipinjam ke salah seorang temannya.
Singkat kata, sabu itu diklaim milik orang lain oleh tersangka.
Tentu saja, bahwa proses penyidikan tidak membutuhkan pengakuan. Sehingga, polisi akan fokus pada pembuktian barang sabu yang dibawa tersangka.
"Dugaan kami memang mengarah ke situ. Karena lagi-lagi, Sabu atau Narkotik itu akan meningkat dua kali lipat dari penjualan normalnya. Jika sekarang harga sabu itu sekitar Rp. 1,8 juta maka pada akhir tahun nanti akan menjadi Rp. 3,5 hingga Rp. 4 juta per gramnya," bebernya. (*)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.