Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kepala Puskesmas Krian : Penanganan Pasien Sesuai Prosedur

Usai memeriksa, para anggota dewan, keluarga Nikmah, dan pihak puskesmas melakukan rapat tertutup

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Kepala Puskesmas Krian : Penanganan Pasien Sesuai Prosedur
Surya/irwan syairwan
Suasana sidak Komisi D DPRD Sidoarjo di Puskesmas Krian, Sabtu (27/1/2018). 

Selesai mendaftar ternyata belum dilayani juga.

"Saya tanya lagi ke perawat katanya saya diminta ambil hasil uji lab. Saya ke lab, ternyata tidak ada sample darah nenek saya. Jadi diping-pong," ujarnya geram.

Setelah dua jam tak ada penanganan, Nikmah akhirnya membawa neneknya ke RS Anwar Medika namun setelah sekitar 9 jam berada di RS tersebut, neneknya meninggal.

Dokter RS Anwar Medika menyebut neneknya menderita penyumbatan jantung dan terlambat ditangani secara medis.

"Saya bawa ke RS Anwar Medika pun tak diberi surat rujukan," ungkapnya.

Mendapat kronologis itu, Kepala Puskesmas Krian, Maulana M Fathir, membantah.

Maulana menyatakan pihaknya sudah menangani sesuai prosedur.

Rekomendasi Untuk Anda

Maulana bahkan menyebut Nikmah tidak sabaran, sementara petugasnya masih harus menyelesaikan pemeriksaan lab.

"Meninggalnya kan bukan di sini. Kami juga sudah kasih surat rujukan," tandas Maulana.

Namun, Maulana tak menjawab dengan gamblang ketika ditanya penanganan menunggu hasil lab yang membutuhkan waktu hingga dua jam.

"Saat hari H itu saya sedang rapat di luar. Jangan dibesar-besarkan," ujarnya.

Sementara itu, sidak Komisi D DPRD Sidoarjo yang langsung dipimpin Ketua Komisi D, H Usman, mempertemukan pihak puskesmas dengan Khoirotin Nikmah tentang penanganan kesehatan nenek Mariyah di puskesmas tersebut.

Sebelum melakukan rapat, sebanyak lima anggota Komisi D mengecek kondisi lapangan terkait alur pelayanan kesehatan di Puskesmas Krian.

Mulai dari resepsionis, hingga bangsal-bangsal di ruang UGD diperiksa.

Usai memeriksa, para anggota dewan, keluarga Nikmah, dan pihak puskesmas melakukan rapat tertutup.

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas