Nekat Tenggak Racun Serangga, Witoyo Kesakitan Sambil Memegang Kepala
Warga Dusun Cluwok, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, dibuat gempar oleh aksi nekat Witoyo
Editor: Sugiyarto
TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG - Warga Dusun Cluwok, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, dibuat gempar oleh aksi nekat Witoyo, Senin (19/2/2018) siang.
Saat itu Witoyo ditemukan tengah mengaduh kesakitan sambil memegang kepalanya.
Sedangkan dari mulutnya mengeluarkan busa.
“Saat itu korban sedang berada di rumah kakaknya, Rokhim yang bersebelahan,” terang Kapolsek Boyolangu, AKP Pudji Widodo.
Di dekat tubuh Witoyo ditemukan dua bungkus serbuk obat serangga merek Lannate.
Satu bungkus sudah dalam keadaan terbuka, sedangkan satu bungkus lainnya masih dalam keadaan utuh.
Yakin Witoyo telah memakan racun serangga, keluarga kemudian melarikannya ke rumah sakit Dharma Medika Tulungagung.
Namun dalam perjalanan Witoyo meninggal dunia.
“Kami dilapori pihak keluarga, kemudian langsung menuju ke lokasi kejadian,” tambah Widodo.
Lanjut Widodo, korban diketahui punya riwayat depresi.
Witoyo juga pernah dirawat di Klinik Kejiwaan RSUD dr Iskak.
Diduga Witoyo merasakan depresi, sehingga nekat mengakhiri hidupnya.
“Korban tidak pernah berinteraksi dengan tetangga. Dia juga seraing diam dan termenung,” tutur Widodo.
Polisi juga mengumpulkan bukti-bukti surat berobat milik Witoyo.
Semua menguatkan, bahwa Witoyo memang mengalami gangguan jiwa.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, jadi memang murni bunuh diri dengan racun,” pungkas Widodo.