Tribun

Aksi Pencurian Dua Perantauan Ini Gagal Total karena Terperosok Sungai

Kepada Tribun Jogja, salah seorang pelaku mengaku terpaksa mencuri karena membutuhkan uang untuk bertahan hidup di Yogyakarta

Editor: Eko Sutriyanto
Aksi Pencurian Dua Perantauan Ini Gagal Total karena Terperosok Sungai
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida Pertana
MZ nampak tergolek lemah di atas kasur pasien Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY. Nampak pula seorang anggota unit Reskrim Polsek Gamping tengah berjaga di ruangan tersebut. Minggu (4/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jogja Pradito Rida Pertana

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Kedua tersangka pencurian laptop di sebuah indekos yang beralamatkan di Trini, Trihanggo, Gamping, Sleman berhasil diamankan unit Reskrim Polsek Gamping, Sleman.

Karena mengalami beberapa luka di anggota tubuhnya, kedua tersangka saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.

Kepada Tribun Jogja, salah seorang pelaku mengaku terpaksa mencuri karena membutuhkan uang untuk bertahan hidup di Yogyakarta.

Sang eksekutor, Adi Permana (30), warga Cilangsi, Bogor, Jawa Barat mengatakan bahwa ia mengenal M. Zaini (35), warga Nglegok, Blitar, Jawa Timur ketika sama-sama bekerja di Jawa Barat.

Diakuinya pula, bahwa untuk kesehariannya ia berprofesi sebagai pedagang pakaian.

"Saya kerja jual beli pakaian online, saya mencuri karena pintunya nggak dikunci dan perlu uang juga untuk keperluan sehari-hari jadinya itu tadi," katanya saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Minggu (4/3/2018).

Diungkapannya pula, ketika beraksi dirinya dan M. Zaini tidak menentukan sasaran secara spesifik.

Menurutnya, jika situasi mendukung ia bersama Zaini langsung beraksi.

Saat melakukan aksinya tadi malam ia sempat kepergok pemilik kamar kos.

"Ya asal jalan aja, kalau ada kesempatan dan situasi mendukung saya berhenti dan masuk untuk nyuri. Kepepet ekonomi mas, baru pertama kali juga kemarin itu. Pas ketahuan saya lari dan ketangkap di pinggir kali," ucapnya lirih.

Baca: Rekaman CCTV Pencurian Sepeda Motor di Kantor Dukcapil Gunung Sitoli

Dilanjutkan Panit Reskrim Polsek Gamping, Iptu Fendi Timur, pihaknya mengimbau kepada para penghuni indekos untuk selalu mengunci kamar kosnya meski hanya ditinggal main ke tempat tetangga kosnya.

Selain itu, dihimbau pula untuk para pemilik kos agar memperketat pengaman indekos dengan memasang kamera CCTV di berbagai titik indekos.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas