Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Para Petani Resah Kawanan Gajah Kembali Merusak Tanaman

Puluhan gajah liar kembali merusak tanaman petani di Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Para Petani Resah Kawanan Gajah Kembali Merusak Tanaman
Serambi Indonesia/Khalidin
Dua wanita usia senja tampak berdiri sedih di samping gubug kebunnya yang telah hancur diamuk gajah liar, Sabtu (10/3/2018) di Namo Kongkir, Desa Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. SERAMBI INDONESIA/KHALIDIN 

"Harus ada solusi jangka pendeknya. Karena persoalan ini sudah sangat memprihatinkan," ungkap Samsul.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo saat ditanyai tentang rencana pembangunan parit gajah di Aceh Timur mengatakan, pihaknya dan Forum Konservasi Leuser (FKL) baru selesai tahap survei lokasi.

Saat ini kedua pihak sedang mendesain dan menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk membuat parit itu.

Baca: Catat Tiga Titik Kritis di Ruas Tol Jakarta-Surabaya saat Mudik Lebaran

"Saya sudah meminta FKL untuk segera memulai pembangunan barrier jika tahapan itu sudah selesai," ujar Sapto kepada Serambi, kemarin.

Pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Aceh Timur untuk mempercepat proses pembangunan parit.

Terkait fungsi CRU yang kurang optimal, Sapto mengaku bahwa daya jangkau CRU terbatas pada kawasan di sekitarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"CRU itu solusi jangka pendek. Sedangkan jangka panjangnya adalah konversi habitat, hentikan penebangan liar, dan membangun barrier," jelas Sapto. (c49)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas