Tribun

Pilkada Serentak

Pengamat Nilai Edy Rahmayadi Dipersepsikan Publik Sebagai Tokoh yang Pulang untuk Membangun

Erwin menilai Edy dipersepsikan publik Sumut sebagai tokoh nasional yang pulang kampung, kembali ke daerahnya untuk membangun.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Pengamat Nilai Edy Rahmayadi Dipersepsikan Publik Sebagai Tokoh yang Pulang untuk Membangun
Istimewa
Calon Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (kanan), ikut menandatangani spanduk yang berisi tanda tangan dukungan untuk Eramas, dari para tukang becak se-Kecamatan Perbaungan, Senin (19/3/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti Konsepindo Research & Consulting yang juga pengamat politik, Erwin Simbolon menilai Calon Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mendapat poin positif dari kampanye politik yang telah dilakukannya.

Erwin menilai Edy dipersepsikan publik Sumut sebagai tokoh nasional yang pulang kampung, kembali ke daerahnya untuk membangun.

“Edy Rahmayadi itu dipersepsikan publik sebagai pemimpin nasional. Jenderal dari pusat yang justru sengaja balik ke daerahnya karena panggilan nurani," kata Erwin dalam keterangan pers yang diterima Tribunnews.com, Rabu (25/4/2018).

Erwin juga berpendapat, tim pemenangan Pasangan Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah juga mampu meyakinkan publik jika pasangan yang mereka usung adalah figur yang kuat, tegas, punya kemampuan manajemen dan mampu memperbaiki keadaan.

Erwin juga menilai Pilkada kali ini juga tidak akan membuat publik Sumut terpecah.

"Warga Sumut sudah terbiasa hidup rukun damai berdampingan. Perbedaan pandangan dan pilihan politik tidak sampai mengganggu kehidupan normal sehari-hari," katanya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas