ASN dan Honorer Pemkot Bandung Konsumsi Sabu yang Dibeli dari Napi Lapas Cirebon Seharga Rp 1,2 Juta
Id dan Yg berstatus tersangka karena mengonsumsi sabu-sabu yang didapat dari My dan Rs. Sabu-sabu dibeli seharga Rp 1,2 juta.
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Seorang narapidana Lapas Cirebon terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu-sabu yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di Disbudpar berinisial Id (35) dan pegawai honorer Satpol PP Kota Bandung, Yg (39).
Id dan Yg berstatus tersangka karena mengonsumsi sabu-sabu yang didapat dari My dan Rs.
Sabu-sabu dibeli seharga Rp 1,2 juta. Di tangan Id dan My, 0,33 gram sabu-sabu disita polisi.
"Sabu-sabu dibeli Rs dari Ag yang statusnya DPO, seorang (narapidana) di Lapas Cirebon. Rs kami tangkap di Apartemen Gateway Cicadas Kota Bandung, di tangan Rs juga kami sita pil ekstasi sebanyak 8 butir," ujar Kasat Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Irfan Nurmansyah di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin (11/6/2018).
Baca: BREAKING NEWS: Penderita Gangguan Jiwa Ngamuk, 2 Warga Tewas Disabet Parang
Id dan Yg kepada polisi mengaku selama setahun terakhir mengonsumsi sabu-sabu dengan dibantu tersangka Rs.
"Ini jadi mengundang perhatian karena melibatkan seorang ASN dan honorer pemerintah kota. Mereka menggunakan sabu-sabu untuk meningkatkan stamina dalam mendukung pekerjaan, tapi tetap tidak dibenarkan," kata Irfan.
Ke empatnya dijerat Pasal114 ayat 1 juncto Pasal 112 ayat 1 juncto Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 35 Thaun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.
"Ke empatnya kami tahan untuk proses penyidikan," kata Irfan.