Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gara-gara Puntung Rokok, Jembatan Lama Kota Kediri Nyaris Terbakar

Jembatan lama di Kota Kediri nyaris ludes terbakar, Kamis (2/8/2018). Diduga penyebabnya adalah puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Gara-gara Puntung Rokok, Jembatan Lama Kota Kediri Nyaris Terbakar
surabaya.tribunnews.com/didik mashudi
Salah satu bantalan kayu di jembatan lama Kota Kediri yang nyaris terbakar. 

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Jembatan lama di Kota Kediri nyaris ludes terbakar, Kamis (2/8/2018). Diduga penyebabnya adalah puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Informasi yang dihimpun Surya menyebutkan, kebakaran ini diketahui setelah ada masyarakat yang mengetahui ada bara api pada kayu yang berada di tengah jembatan sisi utara.

Konstruksi Jembatan Lama peninggalan Belanda ini memang masih menggunakan bantalan kayu sebagai alas jembatan.

Malahan trotoar jembatan di sisi kiri dan kanan juga bantalan kayu. Diduga asal api dari masyarakat yang melintas di tengah jembatan kemudian membakar puntung rokok sembarang.

Puntung rokok yang masih menyala kemudian membakar bantalan kayu.

Petugas Satpol PP Kota Kediri yang mendapatkan laporkan segera melakukan pengecekan ke lokasi masih menemukan ada kayu yang membara. Kayu yang telah terbakar itu kemudian disiram api sampai padam.

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid menjelaskan, petugas segera melakukan respons cepat memadamkan api.

"Yang terbakar tadi posisinya kayu di tengah atas Sungai Brantas," jelasnya.

Nur Khamid bersyukur kebakaran itu berhasil diatasi petugas sehingga api tidak sampai membesar.

"Ini kelihatannya sepele, kalau tidak siaga dan segera diatasi api yang sudah membara dapat memacetkan lalu lintas," ungkapnya.

Pemkot Kediri sebenarnya telah memasang papan himbauan tidak membuang puntung rokok sembarangan di Jembatan Lama.

Hanya saja pada malam hari himbauan itu tidak bisa terbaca masyarakat yang melintas jembatan. 

Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas