Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Janda Penjual Nasi Jagung Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Diduga Korban Pembunuhan Masalah Asmara

Motif pembunuhan seorang janda penjual nasi jagung di Brebes, Carkonah (50), mulai terkuak. Poloisi menduga karena persoalan asmara

Editor: Sugiyarto
zoom-in Janda Penjual Nasi Jagung Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Diduga Korban Pembunuhan Masalah Asmara
Istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNNEWS.COM, BREBES - Motif pembunuhan seorang janda penjual nasi jagung di Brebes, Carkonah (50), warga Dusun Poncol RT 006 RW 008 Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Brebes diduga karena persoalan pribadi.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, korban dibunuh lantaran alasan asmara.

Kapolsek Larangan, AKP Djoko Witanto, menuturkan tidak ada harta benda yang hilang dalam insiden tersebut.

"Tidak ada harta yang hilang. Uang yang baru diambil di bank juga utuh," kata Djoko Witanto saat dimintai keterangan, Minggu (26/8/2018).

Korban ditemukan tak bernyawa dalam keadaan tak berpakaian di rumahnya pada Sabtu (26/8/2018) kemarin sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban tinggal di rumah tersebut seorang diri.

Berita Rekomendasi

Hasil autopsi polisi, korban mengalami luka memar di bagian leher depan, luka robek di bagian bibir bawah, luka lebam di wajah, pendarahan di hidung, dan keluar cairan dari alat kelamin.

"Diduga karena masalah asmara namun kami masih terus mendalaminya," jelas kapolsek.

Pihaknya belum bisa menyampaikan secara detail hubungan asmara antara pelaku dan korban.

Hingga saat ini, polisi masih memburu pelaku kasus pembunuhan tersebut.

Korban yang tinggal seorang diri itu ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar rumahnya. Mukanya bersimbah darah.

Korban pertama kali ditemukan oleh sejumlah warga yang mendapati korban tidak kunjung keluar rumah.

Padahal, sehari- hari, Carkonah berjualan nasi jaung.

Namun, pada hari nahas ini, dia tidak kunjung keluar rumah dan ditemukan sudah tak bernyawa.

"Diduga pelaku penganiayaan melarikan diri dengan menutup dan mengunci pintu setelah melakukan aksinya," imbuhnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas