Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tradisi Keboan Aliyan Banyuwangi Menjadi Daya Tarik Wisatawan

tradisi Keboan, sebuah ritual adat permohonan kepada Tuhan agar sawah masyarakat subur dan panen berlangsung sukses.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Tradisi Keboan Aliyan Banyuwangi Menjadi Daya Tarik Wisatawan
surya/haorrahman
Tradisi keboan masyarakat Aliyan Banyuwangi. 

TRIBUNNEWS.COM, BANYUWANGI - Kehidupan masyarakat agraris di Banyuwangi masih kental dengan kultur budayanya.

Seperti di Desa Aliyan, di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

Di desa ini warga memiliki tradisi Keboan, sebuah ritual adat permohonan kepada Tuhan agar sawah masyarakat subur dan panen berlangsung sukses.

Di ritual yang berlangsung setiap bulan Suro-penanggalan Jawa, sejumlah petani kerasukan roh gaib dan bertingkah layaknya kebo (kerbau).

Pada tahun ini, ritual digelar pada Minggu (16/9/2018).

Tradisi ini menarik minat para wisatawan.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, tradisi Keboan Aliyan merupakan salah satu kekayaan budaya asli warga lokal.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemerintah daerah mengangkat tradisi ini sebagai bagian dari Banyuwangi Festival sebagai bentuk apresiasi pada warga yang terus menjaga warisan para leluhur.

“Banyuwangi boleh maju, tapi tradisi dan budaya yang ada di tengah masyarakat tidak akan ditinggalkan. Tradisi ini tidak hanya sekedar sebuah ritual rutin tapi juga sebagai salah satu wajah Banyuwangi yang ingin kita tampilkan, yakni semangat guyub dan gotong royong,” kata Anas saat menghadiri Keboan Aliyan.

Ritual keboan ini diawali dengan kenduri desa yang digelar sehari sebelumnya.

Warga bergotong royong menyiapkan tradisi ini.

Mulai dari bahu membahu menyiapkan ragam kebutuhan untuk ritual, hingga membangun gapura dari janur yang digantungi hasil bumi di sepanjang jalan desa sebagai perlambang kesuburan dan kesejahteraan.

Sehari setelahnya warga menggelar selamatan di empat penjuru desa (ider bumi).

Bersamaan, sejumlah petani yang yang telah kerasukan siap menjalani ritual Keboan.

Mereka berjalan layaknya kerbau yang sedang membajak sawah.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas