Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tradisi Keboan Aliyan Banyuwangi Menjadi Daya Tarik Wisatawan

tradisi Keboan, sebuah ritual adat permohonan kepada Tuhan agar sawah masyarakat subur dan panen berlangsung sukses.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Tradisi Keboan Aliyan Banyuwangi Menjadi Daya Tarik Wisatawan
surya/haorrahman
Tradisi keboan masyarakat Aliyan Banyuwangi. 

Mereka juga berkubang, bergumul di lumpur, dan bergulung-gulung di sepanjang jalan yang dilewati.

Saat berjalan pun di pundak mereka terpasang peralatan membajak.

Para petani yang menjadi "kerbau" lalu berkeliling desa mengikuti empat penjuru mata angin.

Saat berkeliling desa inilah, para "kerbau" itu melakukan ritual layaknya siklus bercocok tanam, mulai dari membajak sawah, mengairi, hingga menabur benih padi.

“Semuanya dikerjakan atas inisiatif warga desa dan mereka bahu membahu hingga seluruh acara berjalan dengan lancar. Semangat inilah yang harus di tiru oleh semua pihak,” tambah Anas.

Ritual ini diminati ratusan pengunjung dan wisatawan.

Tradisi kebo-keboan di Banyuwangi berkembang di dua desa.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain keboan di Desa Aliyan Rogojampi, tradisi keo-keboan juga ditemui di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas