Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Undip Ciptakan Penyimpanan Ikan Berteknologi Plasma Ozon, Ikan Bisa Bertahan 15 Hari Tetap Segar

Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melalui Program Teaching Industry meluncurkan dua produk aplikasi hasil riset dosen.

Editor: Sugiyarto
zoom-in Undip Ciptakan Penyimpanan Ikan Berteknologi Plasma Ozon, Ikan Bisa Bertahan 15 Hari Tetap Segar
TRIBUN JATENG/ALAQSHA GILANG IMANTARA
Peneliti sekaligus penemu teknologi ozone, Dr Muhammad Nur (kiri) bersama dengan CEO Plasmatech, Yuliani (tengah) dan Komisaris Plasmatech, Azwar (kanan) memperlihatkan tempat penyimpanan ikan Box O'fish di gedung Teaching Industry Undip, pada Selasa (18/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melalui Program Teaching Industry meluncurkan dua produk aplikasi hasil riset dosen.

Yakni berupa Box O'Fish dan Mini Storage dengan merek Seazone di Gedung Teaching Industry Undip pada Selasa (18/9/2018).

Kedua produk ini merupakan pengembangan teknologi ozone yang masuk dalam program PPBT (Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi) yang diadakan oleh kemenristekdikti.

Peneliti sekaligus penemu teknologi Seazone Dr Muhammad Nur, mengatakan Box O’fish merupakan box penyimpan ikan berteknologi plasma ozon yang digunakan untuk memperpanjang masa simpan ikan dengan menggunakan slurry ice yakni caimpuran antara es batu dengan air sebagai media pendingin.

‘’Dimana produk box O’fish terdiri atas 5 box dan 1 mesin generator ozone. Adapun mini storage merupakan wadah penyimpanan yang lebih kecil dilengkapi dengan teknologi plasma ozone yang digunakan untuk memperpanjang masa simpan ikan dengan suhu 2-8 C," imbuhnya.

Ikan yang disimpan dengan box O’fish maupun mini storage mampu bertahan selama 15 hari.

Berita Rekomendasi

Sedangkan ikan yang disimpan hanya dengan esbatu saja hanya bertahan selama 3 hari.

"Produk box O’Fish dan Mini storage di pasang pertama kali di Sulawesi Tenggara yang berjasama dengan balai besar penangkapan ikan” ujarnya.

Muhammad Nur juga menambahkan pasar jangkauan Box O’fish yaitu di kapal dan di tempat pelelangan ikan, sedangkan Mini Storage yaitu di hotel dan restoran.

Apabila di dalam kapal sudah menggunakan produk Box O’fish maka nelayan tidak perlu lagi membawa es batu ke tengah laut dan hasil tangkapan nelayan menjadi lebih banyak.

Produk Mini Storage juga dapat digunakan di hotel dan restoran ikan yang akan sebelum dimasak tidak perlu dipanaskan terlebih dahulu sehingga dapat menghemat waktu saat ikan akan di proses.

"Teknologi ozone memungkinkan menyimpan ikan segar. Tidak dibekukan selama 15 hari, teknologi ini akan membuat ikan lebih segar ketika dikonsumsi karena ketika ikan dibekukan rasa dan tekstur akan berubah. Dilihat dari efisiensi energi maka akan menghemat sebanyak 17%," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas