Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Maraknya OTT Kepala Daerah di Jatim Dipicu Rendahnya Integritas

Penegak hukum selayaknya tak hanya menjalankan pola penindakan, juga mengedepankan sikap antisipatif dalam mendidik para eksekutif menjauhi korupsi

Maraknya OTT Kepala Daerah di Jatim Dipicu Rendahnya Integritas
youtube
Gubernur Jawa Timur, Soekarwo 

"Di barat, keluarga hingga gaya hidupnya pun juga dicek. Misalnya, terkait dengan gaya hedonisme sang pelaku," kata Pakde Karwo.

"Penduduk Amerika serba boleh namun untuk bisa menjadi seorang calon presiden, itu banyak sekali larangannya dan syaratnya. Sehingga, tidak semua orang dapat menjadi calon pemimpin hal ini akan terbentur track record si calon tersebut," katanya.

Selain proses kaderisasi di partai dan pemerintahan, antisipasi juga seharusnya menjadi tanggung jawab dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK selaiknya ikut meneliti sumber kekayaan dan memberikan peringatan kepada yang bersangkutan.

"Laporan harta kekayaan yang dilaporkan ke KPK harus ditindaklanjuti. Dipelajari, dari mana sumbernya," kata Pakde Karwo.

Pihaknya menyebut bahwa pihaknya telah berulang kali untuk mengingatkan para kepala daerah agar konsisten menjaga integritas dalam pemerintahan.

"Saya tidak pernah bosan untuk mengingatkan namun untuk merubah sikap integritas itu tak mudah. Saya mengibaratkan seperti menghancurkan plak di dalam pembuluh darah. Kalau tidak dihancurkan, bisa berakibat stroke," katanya.

Untuk diketahui, Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di wilayah Pasuruan, penyidik mengamankan 6 orang, Kamis (4/10/2018). Salah satunya ada kepala daerah.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Febri Diansyah membenarkan KPK menggelar operasi tangkap tangan ( OTT) di wilayah Pasuruan, Jawa Timur. Menurut Febri, KPK mengamankan 6 orang dalam kegiatan OTT kali ini. (Bobby Koloway)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jatim
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas