Brankas Berisi Puluhan BPKB dan Sertifikat Ini Dicuri di Solo Lalu Dibuang di Ngawi Jatim
Anggota Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Solo mendapatkan brankas milik Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Bekatigade Solo yang dicuri.
Editor: juniantosetyadi
![Brankas Berisi Puluhan BPKB dan Sertifikat Ini Dicuri di Solo Lalu Dibuang di Ngawi Jatim](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/kapolsek-sambungmacan-sragen-akp-joko-widodo-menunjukkan-barang-bukti-bpkb-dan-sertifikat.jpg)
(TribunSolo.com/Eka Fitriani)
TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Anggota Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Solo mendapatkan brankas milik Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Bekatigade Solo yang dibawa kabur kawanan pencuri.
Adapun saat dicuri, brankas itu berisi uang tunai Rp 75,5 juta, 30 BPKB, dan 18 sertifikat tanah agunan milik nasabah.
Brankas tersebut ditemukan dalam kondisi kosong, di Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jatim, Kamis (22/11/2018).
Diduga uang dalam brankas diambil kawanan pencuri.
Sedangkan puluhan BPKB dan sertifikat tanah dibuang di bawah Jembatan Lemah Abang, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.
Brankas itu kemudian diambil tim Satreskrim Polresta Solo untuk penyelidikan lebih lanjut, Sabtu (24/11/2018) siang.
Kepala Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Solo, Kompol Fadli, saat dimintai konfirmasi TribunSolo.com, membenarkan brankas milik Puskopdit di Solo telah ditemukan.
"Iya, bankas milik koperasi di Solo yang digotong maling pada tanggal 18 November sudah kita temukan di wilayah Ngawi," katanya, Sabtu (24/11/2018) siang.
Menurutnya brankas ditemukan warga di bawah pohon di Desa Karangbanyu Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.
Warga yang menemukan langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor Kepolisian Sektor Widodaren.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.