Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pencuri Babi Dihajar hingga Babak Belur, Begini Kronologinya

Pencuri Babi Dihajar hingga Babak Belur, Begini Kronologinya ketika berhasil diamankan dari amukan Massa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Umar Agus Wijayanto
zoom-in Pencuri Babi Dihajar hingga Babak Belur, Begini Kronologinya
Pos-Kupang
BK (kiri), oknum pencuri babi di Lewoleba saat diamankan warga dari amuk massa, Sabtu (19/1/2019) 

Pencuri Babi Dihajar hingga Babak Belur, Begini Kronologinya

TRIBUNNEWS.COM - oknum warga asal Waiwejak, Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, Nysa Tenggara Timur (NTT), dihajar babak belur, Sabtu (19/1/2019). BK dihajar massa setelah ketahuan mencuri anak babi milik orang tua Beatus Luon yabg dipelihara di kebun.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang.Com di Lewoleba, Minggu (20/1/2019), menyebutkan, tindakan warga menghajar pemuda asal Waiwejak itu ketika diketahui bahwa yang bersangkutan mencuri anak babi kemudian menjualnya dengan harga murah.

Babi yang mestinya seharga Rp 800.000 itu dijualnya dengan harga miring, yakni Rp 500.000. Dan, uang hasil penjualan babi itu digunakan BK untuk menenggak arak, (minuman keras keras tradisional) bersama teman-temannya.

Kepada Pos Kupang.Com di Lewoleba, Minggu (20/1/2019), pemilik anak babi, Atus, menuturkan, pada Sabtu (19/1/2019) pagi, orang tuanya ke kebun di wilayah Komak, Kelurahan Lewoleba Selatan. Setiba di kebun, mereka hendak memberi makan anak babi yang ada di kandang.

 BACA SELENGKAPNYA >>>

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas