Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Jawaban Erick Thohir Seperti Menyindir, Buat Apa Tegas di Kamera Jika di Belakang Kong Kalikong

Ketua TKN Jokowi-Amin, Erick Thohir, memberikan kesempatan kepada simpatisan yang hadir dalam acara Ngobrol Bareng

Editor: Sugiyarto
zoom-in Jawaban Erick Thohir Seperti Menyindir, Buat Apa Tegas di Kamera Jika di Belakang Kong Kalikong
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Relawan milenial Jokowi-Amin Kita Satu, mengajak ketua TKN Jokowi Amin, Erick Thohir untuk ngobrol bareng Erick Thohir di resto Tavern Semarang minggu (3/2). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Sebelum bertolak ke Jakarta, Ketua TKN Jokowi-Amin, Erick Thohir, memberikan kesempatan kepada simpatisan yang hadir dalam acara Ngobrol Bareng Erick Thohir Semarang di The Tavern Semarang.

Orang yang ditunjuk untuk bertanya yakni Afris, Ketua BEM Universitas Undip, yang mengaku pada tahun 2014 memilih Prabowo Subianto sebagai Presiden RI.

Pertanyaan anak muda tersebut sangat sederhana, yakni bagaimana cara Erick Thohir meyakinkan dia dan orang-orang yang masih bimbang untuk bisa memilih Jokowi nanti.

"Berikan alasan mengapa saya harus memilih Jokowi," tegasnya dihadapai Erick Thohir.

Kemudian Erick menjelaskan kepada pemuda tersebut, bahwa Jokowi adalah bapak, imam, dan sahabat masyarakat Indonesia.

"Mengapa imam. Karena dia muslim yang bertaqwa, bisa sholat dan mengaji juga. Jokowi juga bisa jadi bapak yang menyayangi rakyatnya seperti ia menyayangi keluarganya," tuturnya.

Berita Rekomendasi

Lanjut Erick, Jokowi juga bisa menjadi sahabat. Karena mau merangkul semua lapisan masyarakat. Tanpa mau ada batasan ketika bertemu langsung dengan rakyat.

"Saya merasakan sendiri ketika diajak makan bersama sebelum rapat. Beliau tanpa sungkan memindahkan kursi sendiri ke meja sebelah. Itu buat kami jadi kaget karena baru kali ini ada pemimpin negara seperti itu," tegasnya.

Erick Thohir mengakui jika Jokowi tak pandai berbicara, namun bisa bekerja dan membuahkan hasil. Ia membuktikan sendiri usai debat capres pertama, tidak ada review yang dilakukan.

"Pak Jokowi dan tim tidak ada pertemuan untuk mereview hasil debat. Beliau esoknya langsung kerja lagi kunjungan ke Kabupaten Garut," katanya.

Ia sekali lagi menegaskan tak ingin ketegasan pemimpin hanya ada di kamera saja, namun setelah itu ada kong-kalikong.

"Tegas di kamera buat apa jika di belakangnya kong kalikong. Cukup dengan bukti kerja nyata bisa mewakili ketegasan beliau," pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Sindiran Erick Thohir: Buat Apa Tegas di Kamera Jika di Belakangnya Kong Kalikong, http://jateng.tribunnews.com/2019/02/03/sindiran-erick-thohir-buat-apa-tegas-di-kamera-jika-di-belakangnya-kong-kalikong.
Penulis: faisal affan
Editor: galih permadi

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas