Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dua WNA Selundupkan Narkoba Senilai Rp 1,6 Miliar ke Bali, Barang Bukti 1 Kg Sabu Ditelan

Bea Cukai Ngurah Rai berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika dari luar negeri senilai Rp 1,6 miliar.

Dua WNA Selundupkan Narkoba Senilai Rp 1,6 Miliar ke Bali, Barang Bukti 1 Kg Sabu Ditelan
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
KPPBC TMP Ngurah Rai merilis temuan dan penindakan kasus Narkotika dengan tersangka WNA Tanzania dan USA. Barang bukti methamphetamine dan marijuana. Rilis ini digelar di lantai 3 aula TMP Ngurah Rai, Selasa (12/2/2019). TRIBUN BALI/ZAENAL NUR ARIFIN 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUNNEWS.COM, MANGUPURABea Cukai Ngurah Rai berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika dari luar negeri pada tanggal 30 dan 31 Januari 2019 lalu.

Penindakan masing-masing dilakukan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Terminal Kargo Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai.

"Selama dua hari berturut-turut di akhir bulan Januari 2019, kami berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika. Pertama dengan modus swallow (telan) dan kedua modus penyelundupan false concealment (menyembunyikan narkotika di dalam barang)," ujar Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB dan NTT Untung Basuki, Selasa (12/2/2019).

Untung Basuki menambahkan Abdul Rahman Asman atau inisial ARA (42) mengaku berprofesi sebagai pengusaha asal Tanzania, tiba di Bali pada tanggal 30 Januari 2019 sekitar pukul 18.00 Wita dengan menumpang pesawat Qatar Airways QR 962 rute Doha-Denpasar.

"Modus menelan ini sudah banyak digunakan untuk menyelundupkan narkoba oleh WNA ke Bali. Tetapi ini pertama terbesar di mana sebanyak 99 kapsul dengan berat satu kilogram lebih sabu. Dengan perjalanan di pesawat dari Doha ke Denpasar selama 3 jam lebih, jika pecah mengakibatkan fatal terhadap pelaku atau meninggal dunia," ungkapnya.

Setelah melewati pemeriksaan mesin X-Ray, petugas kami melakukan pemeriksaan mendalam terhadap barang bawaan milik yang bersangkutan.

Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan body searching (pemeriksaan badan).

Setelah rangkaian pemeriksaan tersebut, petugas lalu memutuskan untuk melakukan pemeriksaan rontgen/CT Scan di rumah sakit.

Himawan Indarjono selaku Kepala KPPBC TMP Ngurah Rai menyampaikan berdasarkan hasil rontgen, tampak adanya benda asing mencurigakan di dalam saluran pencernaan milik yang bersangkutan.

Kemudian dilakukan upaya pengeluaran, dan kedapatan 82 (delapan puluh dua) bungkusan plastik berisi bubuk putih seberat 1.036,70 gram bruto yang merupakan sediaan narkotika jenis methamphetamine.

"Setelah dilakukan serah terima dengan Satresnarkoba Polresta Denpasar, yang bersangkutan mengeluarkan lagi 17 (tujuh belas) bungkusan plastik berisi methamphetamine sehingga total diperoleh barang bukti berupa 99 (sembilan puluh sembilan) bungkusan berisi bubuk putih sediaan narkotika jenis methamphetamine dengan berat bersih 1.130,96 gram," ungkap Himawan Indarjono.

Dimana pelaku ARA untuk mengeluarkan kapsul berisikan sabu tersebut harus dibawa ke RS Polisi Trijata karena susah dikeluarkan dari badannya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas