Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

4 Fakta Tambaklorok Semarang, Viral setelah Disinggung saat Debat Pilpres hingga Kunjungan Fadli Zon

4 Fakta Tambaklorok Semarang, Viral setelah Disinggung saat Debat Pilpres hingga Kunjungan Fadli Zon

Penulis: Umar Agus W
Editor: Pravitri Retno W
zoom-in 4 Fakta Tambaklorok Semarang, Viral setelah Disinggung saat Debat Pilpres hingga Kunjungan Fadli Zon
Twitter @fadlizon
4 Fakta Tambaklorok Semarang, Viral setelah Disinggung saat Debat Pilpres hingga Kunjungan Fadli Zon 

4. Perkembangan Terbaru Tambaklorok

Pekerja di lokasi pelelangan ikan di Kampung Tambaklorok, Kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara, Senin (8/12/2014), melintas di antara ikan asin yang sedang dijemur.
Pekerja di lokasi pelelangan ikan di Kampung Tambaklorok, Kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara, Senin (8/12/2014), melintas di antara ikan asin yang sedang dijemur. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistyawan)

Tambalorok, Semarang diketahui memang akan dijadikan kampung Bahari.

Dalam perkembangan terbarunya saat ini proses pengerjaan pasar dikampung Bahari tersebut sudah dalam tahap Finishing, seperti dikutip dari Tribun Jateng.

Saat ini, para pekerja sedang melakukan pekerjaan perapian dan pengecatan.

Baca: Tiru Jokowi, Fadli Zon Nyamar ke Tambaklorok Semarang, Ini Perbedaan yang Warga Rasakan

Site Manager Proyek Pembangunan Kampung Bahari Tambaklorok, Peter Sidabutar menuturkan, target pembangunan pasar selesai pada akhir Maret dan akan diserahkan pada April 2019.

Rencananya, pasar tersebut akan ditempati para pedagang yang ada di Kampung Bahari Tambaklorok.

"Ada 72 los di lantai satu dan 15 los tertutup serta los terbuka di lantai dua," beber Peter, Minggu (17/2/2019).

Berita Rekomendasi

Dia mengatakan, los yang berada di lantai satu diperuntukkan bagi pedagang ikan basah.

Menurutnya, kios telah didesain standar penjualan ikan basah.

Setiap kios dilengkapi tempat pemotongan ikan, kran, lampu, saklar, dan stop kontak.

"Jadi, masing-masing kios kami beri stop kontak agar tidak ada pedagang yang nyalur-nyalur kabel ke kios sebelah yang kerap menyebabkan terjadinya kebakaran," ujarnya.

(Tribunnews.com/ Umar Agus W)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas