Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

'Gus Dur' Berharap Masyarakat Menjaga Keberagaman dan Kerukunan Meskipun Berbeda Pilihan

Marwoto, pria yang menggunakan topeng KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengaku bangga bisa menjadi Bapak Pluralisme saat aksi simpatik di Solo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Noorchasanah A
zoom-in 'Gus Dur' Berharap Masyarakat Menjaga Keberagaman dan Kerukunan Meskipun Berbeda Pilihan
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Inayah Wulandari Wahid saat menghadiri Bedah Buku 'Gus Dur Islam Nusantara dan Kewarganegaraan Bhineka' dalam rangka rangkaian Haul ke-9 Gus Dur di Aula Ponpes Al Muayyad Solo, Jumat (22/2/2019). 

TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Marwoto, pria yang menggunakan topeng KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengaku bangga bisa menjadi Bapak Pluralisme saat aksi simpatik di Solo.

Binaragawan angkat berat berusia 37 tahun ini, tidak menyangka diminta peserta lain memakai topeng mantan Presiden RI keempat itu.

"Sempat enggak berani, beliau tokoh besar dunia karena pesan keberagaman," kata dia seusai aksi simpatik yang diikuti sejumlah orang lintas agama di kawasan Pasar Gede, Jalan Urip Sumoharjo, Solo, Jumat (22/2/2019).

Tetapi Marwoto mengaku bangga bisa memerankan Gus Dur yang akan memperingati Haul ke-9 di Solo sejak hari ini hingga Sabtu (23/2/2019) besok.

"Bangga, kami berharap bisa jaga keberagaman dan kerukunan meskipun beda pilihan atau bahkan beda pendapat," harap dia.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas