Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pamit Pergi ke Gereja Tak Pulang-pulang, Gadis Ini Ternyata Diperkosa 2 Pelajar dan Seorang Nelayan

Dua pelajar SMA di Kota Kupang, bersama seorang nelayan tega memperkosa seorang gadis berumur 15 tahun.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Pamit Pergi ke Gereja Tak Pulang-pulang, Gadis Ini Ternyata Diperkosa 2 Pelajar dan Seorang Nelayan
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi 

Keduanya berstatus sebagai pelajar SMA dan sudah diperiksa polisi unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Kupang Kota.

"Keduanya sudah kita amankan di Mapolres Kupang Kota dan sudah diperiksa penyidik Unit PPA," tambah Kasat Reskrim Polres Kupang Kota.

Kasus ini mencuat setelah seorang warga, SMN (38), yang berdomisili di Kecamatan Maulafa melaporkan kasus perkosaan, akhir pekan lalu.

SMN mengaku anaknya, GEEN (15), menjadi korban pencabulan dan pemerkosaan tiga orang pria.

Kejadian ini dialami korban pada Sabtu (23/2/2019) dinihari sekitar pukul 01.00 Wita di Jln Roterdam, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Kasus ini bermula pada Jumat (22/2/2019) petang sekitar pukul 17.00 Wita.

Saat itu korban pamit kepada ayah dan ibunya.

Rekomendasi Untuk Anda

Korban mengaku hendak mengikuti kegiatan di gereja.

Namun, hingga pukul 23.00 Wita, korban tak kunjung pulang ke rumahnya.

Baca: Dituduh Dalang Kerusuhan Mei 98, Wiranto Tantang Prabowo dan Kivlan Zein Sumpah Pocong

Orangtua dan kerabat korban kemudian mencari korban namun tidak ditemukan.

Sekitar pukul 01.00 Wita, rekan korban Fadila S (16), mendapat kabar kalau ada rekannya yang melihat korban mengikuti pesta Valentine Day di Kawasan Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang NTT.

Mendengar informasi tersebut, orangtua dan kerabat korban kembali mencari korban.

Korban akhirnya ditemukan pada Sabtu (23/2/2019) pagi.
Korban ditemukan di sekitar Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak bersama seorang laki-laki.

Orangtua korban langsung membawa korban ke Mapolres Kupang Kota untuk diinterogasi karena tidak pulang semalam ke rumah korban.

Di hadapan polisi, korban mengaku kalau ia tidak pulang karena menginap di rumah tersangka JCHN di Kelurahan Fatukoa.

Baca: Valentino Rossi Ungkap Yamaha Sudah Berjuang 15 Tahun untuk Tambah Kecepatan Motor

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas