Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kenalan di Facebook, Janjian Bertemu, Siswi SMA Ini Malah Dicabuli

Setelah melakukan chatting korban yang berkesempatan berlibur di Kota Kupang akhirnya dapat bertemu pelaku.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Kenalan di Facebook, Janjian Bertemu, Siswi SMA Ini Malah Dicabuli
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi 

Selanjutnya, pihaknya akan menunggu petunjuk dari jaksa untuk melengkapi berkas perkara kasus tersebut.

Baca: Hakim Australia Peringatkan Dampak Mereka Yang Terpapar Pornografi Sejak Belia

Baca: Kasus Demam Berdarah di Queensland Tengah Memicu Peringatan Wabah

Baca: Polisi Tuduh Perusuh 21-22 Mei Sebagai Pendukung ISIS dan Preman Bayaran

Diberitakan sebelumnya, Tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Kupang Kota membekuk pelaku pencabulan anak dibawah umur.

Pelaku pencabulan tersebut berinisial JK (35) dibekuk di wilayah Tenau Kupang pada Senin (15/4/2019).

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH melalui Kanit PPA Bripka Bregitha N. Usfinit, SH ketika ditemui POS-KUPANG.COM pada Selasa (16/4/2019).

Pelaku dilaporkan pada Januari 2018 lalu karena melakukan pencabulan terhadap JS (18) yang saat itu masih berumur 17 tahun dan berstatus pelajar.

Menurut keterangan korban, keduanya merupakan pasangan kekasih.

Akibat perbuatan pelaku, korban JS hamil dan telah melahirkan anaknya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kasus tersebut sementara didalami oleh penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Kupang Kota.

Pasalnya, korban juga mengaku telah 'dijual' oleh pelaku untuk melayani pria lain untuk mendapatkan sejumlah uang.

Sementara itu, pelaku usai dibekuk dan diambil keterangannya mengaku, saat menjalin hubungan pacaran, korban JS yang meminta dirinya untuk diperkenalkan dengan pria lain dan berhubungan badan untuk mendapatkan sejumlah uang.

"Kalau laporan awal itu pencabulan setubuh. Hanya kami masih pengembangan karena menurut korban, pacarnya jual kepada orang lain. Hanya dari hasil pemeriksaan pelaku, pacarnya (korban) yang minta dia (pelaku) untuk cari laki-laki lain karena dia lagi butuh uang." paparnya.

Saat diperiksa, pelaku mengakui telah melakukan hubungan badan dengan korban.

Namun, tidak memastikan bahwa anak yang telah dilahirkan itu adalah darah dagingnya.

"Dia (pelaku) mengakui pencabulan persetubuhan yang dilakukannya.

Baca: Istrinya yang Bule Cantik Itu Tak Kunjung Pulang dan Tutup IGnya, Ini Pembelaan Nur Khamid

Baca: Sosok Sugeng, Terduga Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang Ditangkap, Menoleh saat Nama Dipanggil

Namun tidak memastikan anak yang dikandung korban karena selain dirinya, pelaku mengaku ada laki-laki yang berhubungan badan dengan korban," ungkapnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas